Puluhan Ribu Orang Israel Berunjuk Rasa Tuntut Pengunduran Netanyahu

0
70

TelAviv, LiputanIslam.com –   Untuk kesekian kalinya dalam beberapa bulan terakhir warga Zionis Israel menggelar unjuk rasa besar-besaran mendesak Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri atas dugaan korupsi dan ketidak becusan dalam pengendalian pandemi Covid-19.

Massa menegaskan Netanyahu tak layak lagi memerintah karena sedang menjalani proses pengadilan atas tuduhan korupsi dan salah manejemen pengendalian pandemi.

Para pengunjuk rasa Sabtu lalu (10/10/2020) menggelar aksi di ratusan lokasi di seluruh Israel. Massa tersebar sekian banyak karena pemberlakuan lockdown yang melarang mereka menggelar unjuk rasa di tempat biasanya, yaitu sekitar kediaman resmi Netanyahu di Quds (Yerussalem).

Lockdown membuat warga Israel hanya dapat berkonsentrasi dalam radius satu kilometer dari rumah mereka.

Konsentrasi massa terbesar terjadi di Habima Square di pusat kota Tel Aviv di mana ribuan pengunjuk rasa membunyikan terompet dan klakson serta menabuh drum dan rebana. Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera merah muda dan hitam yang melambangkan gerakan protes akar rumput.

Tulisan di beberapa spanduk menyebut Netanyahu dengan nama panggilannya; “Bibi, kamu menghancurkan masa depanku.” Ada pula spanduk bertuliskan; “Enyahlah!” dan “Crime Minister”.

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa polisi dilaporkan terlibat bentrok dengan pengunjuk rasa di Tel Aviv dan Quds, dan setidaknya empat orang ditangkap karena melanggar penghalang polisi.

“Pengganggu perdamaian bentrok dengan petugas yang berdiri di penghalang dan menyerang mereka sambil melemparkan benda ke arah mereka. Sejumlah petugas terluka dan dirawat di tempat kejadian,” kata polisi, seperti dikutip oleh Haaretz.

Gerakan Bendera Hitam yang menggerakkan aksi protes itu menyatakan bahwa demonstrasi itu dijadwalkan di 1.200 lokasi di seluruh penjuru Israel.

Salah satu kelompok aksi protes dalam sebuah pernyataan memperingatkan bahwa demonstrasi itu baru sebatas “pemanasan” untuk demonstrasi lain yang direncanakan di luar kediaman Netanyahu pada minggu depan, yaitu setelah pencabutan larangan menggelar protes di luar radius satu kilometer dari rumah. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Fatah Batalkan Semua Kesepakatan dengan Rezim Zionis

Pejabat Israel Ungkap Lawatan-lawatan Bin Salman ke Tel Aviv

DISKUSI: