Fatah Batalkan Semua Kesepakatan dengan Rezim Zionis

0
87

Ramallah,LiputanIslam.com-Media-media Arab mengabarkan, Sekretaris Komite Pusat Fatah, Jibril Rajoub pada Selasa malam (6/10) mendeklarasikan keputusan Fatah untuk membatalkan semua perjanjian dengan Israel.

“Kami berupaya membentuk partisipasi nasional Palestina dengan berbagai kelompok, termasuk Hamas, dan mewujudkan sebuah front politik tunggal,”kata Rajoub.

Sebelum ini, Sekjen Jihad Islami Ziyad al-Nakhalah mengatakan,”PLO, yang kami berusaha untuk menjadi anggotanya, tidak boleh mengakui Rezim Zionis dan mesti membatalkan semua kesepakatan terdahulu dengannya.”

“Kami tidak akan menghalangi kesepakatan atau kesepahaman domestik, yang fondasinya adalah penolakan terhadap Israel. Kami akan terlibat secara luas dalam aktivitas kerakyatan. Kelompok-kelompok perlawanan masih tetap menentang normalisasi,”imbuhnya.

Ia menandaskan, PLO harus diperuntukkan bagi semua orang Palestina berdasarkan sebuah struktur baru.

Al-Nakhalah dalam pidato di televisi meyakini, bangsa Arab dan Muslim akan mendukung Palestina serta Quds dalam segala kondisi.

“Poros Perlawanan punya kemampuan untuk membombardir Ibu Kota Israel, juga semua kota dan permukiman Zionis. Poros Perlawanan bisa melakukannya kapan pun ia menghendaki,” kata al-Nakhalah.

“Hendaknya semua pejuang Poros Perlawanan terus menjaga kesiapan dan kesiagaan mereka, sebab saat ini kita tengah berada dalam situasi perang,” tandasnya.

Israel mengumumkan normalisasi hubungan dengan UEA pada 13 Agustus, yang kemudian disusul oleh Bahrain pada 11 September.

Kesepakatan damai UEA dan Bahrain dengan Israel ditandatangani secara resmi di Gedung Putih pada 15 September, dengan disaksikan Presiden AS, Donald Trump. (af/alalam)

Baca Juga:

Fatah dan Hamas Janji Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Israel

[Berita Gambar] Hamas Siap Mereformasi Institusi Palestina di Bawah PLO

DISKUSI: