Puluhan Ribu Orang Ikuti Prosesi Pemamakan Lima Syuhada Palestina

0
183

Ramallah, LiputanIslam.com   Puluhan ribu orang mengikuti prosesi pemakaman lima pria Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel dalam serangan di Nablus, Tepi Barat, Selasa (25/10).

Dua pria di antaranya adalah Hamdi Sharaf, 30  tahun, dan Ali Antar, 26 tahun yang bekerja sebagai tukang cukur. Dua orang tak bersenjata itu sedang dalam perjalanan pulang dari kerja ketika mereka ditembak mati di jalan oleh pasukan khusus Israel.

Tiga pria lainnya adalah Hamdi Qayyem, 35 tahun, Wadee al-Hawah, 31 tahun, dan Mish’al Baghdadi, 27 tahun, yang merupakan anggota kelompok pejuang bersenjata Arin Al-Ususd (Sarang Singa), yang berbasis di Kota Tua Nablus dan mencuat sebagai pusat perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Orang keenam, Qusai al-Tamimi, 19 tahun, gugur pada Selasa pagi dalam konfrontasi berikutnya dengan tentara Israel di desa Nabi Saleh di pinggiran barat Ramallah di Tepi Barat tengah.

Jutaan warga Palestina di seluruh Tepi Barat melakukan aksi mogok umum untuk menandai duka cita mereka atas gugurnya enam syuhada tersebut.  Sekolah dan toko tutup lebih awal di semua kota.

Kota Nablus dan Jenin di Tepi Barat telah menjadi sasaran serangan, penangkapan, dan pembunuhan hampir setiap hari oleh pasukan Zionis Israel selama setahun terakhir menyusul berkembangnya organisasi kelompok perlawanan bersenjata kecil di kedua kota tersebut.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, sedikitnya 175 warga Palestina telah terbunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza sejak awal tahun ini, termasuk 51 warga Palestina yang gugur dalam serangan tiga hari Israel di Gaza pada Agustus,

Kelompok-kelompok hak asasi lokal dan internasional telah mengutuk penggunaan kekuatan Israel secara berlebihan dan “kebijakan tembak-menembak” terhadap warga Palestina. (mm/aljazeera/alalam)

Baca juga:

Pejuang Palestina Serang Balik Tentara Israel di Nablus

Sekjen Jihad Islam Palestina Puji Iran dan Sebut Rekonsialisi Palestina Sia-Sia

DISKUSI: