Puji Irak, Hizbullah Kecam Konferensi Normalisasi dengan Israel di Kurdistan

0
191

Beirut, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon mengecam penyelenggaraan konferensi normalisasi hubungan dengan Israel di kota Arbil, Kurdistan Irak, dan memandangnya sebagai promosi sia-sia “budaya dialog dengan musuh” dan “gugur sejak di kandungan”.

Hizbullah juga memuji “sikap resmi, politik, rakyat dan keagamaan Irak yang menolak tegas segala bentuk normalisasi dengan musuh”, dan mengapresiasi “langkah-langkah hukum Irak yang mempidanakan para penormalisasi”.

Menurut Hizbullah, langkah-langkah itu mencerminkan “kesadaran tersendiri bangsa Irak beserta komponen-komponen politik  dan kekebalan nasionalnya terhadap proyek normalisasi hubungan dengan Israel di Timur Tengah”.

Hizbullah juga menyampaikan penghargaannya atas apa yang disebutnya keteguhan pendirian bangsa Irak dalam menyokong bangsa Palestina.

Seperti pernah diberitakan, faksi pejuang Palestina Hamas juga mengapresiasi sikap pemerintah Irak yang membela norma Palestina dan menentang normalisasi hubungan dengan Israel.

Konferensi tersebut diselenggarakan pada hari Jumat pekan lalu di Arbil, ibu kota wilayah otonomi Kurdistan Irak, dengan tema “Perdamaian dan Pemulihan”.

Konferensi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh Irak, termasuk para pemuka adat, untuk menyerukan “perdamaian Abrahamik” yang mencakup realisasi perdamaian menyeluruh dengan Rezim Zionis Israel.

Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko dan Sudan telah meneken perjanjian damai itu di bawah mediasi Amerika Serikat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hamas Sanjung Sikap Pemerintah Irak Tolak Normalisasi

Massa di Yordania Berunjuk Rasa Anti Perjanjian Gas dengan Israel

DISKUSI: