Massa di Yordania Berunjuk Rasa Anti Perjanjian Gas dengan Israel

0
187

Amman, LiputanIslam.com –  Sejumlah massa menggelar aksi konsentrasi di Amman, ibu kota Yordania, untuk menandai desakan mereka supaya pemerintah membatalkan perjanjian dengan Rezim Zionis Israel di bidang suplai gas.

Aksi itu dilakukan di dekat gedung Kementerian Energi pada peringatan lima tahun penandatangan perjanjian tersebut, menyusul seruan dari Kampanye Nasional Pembatasan Perjanjian Gas dengan Rezim Zionis.

Masa menyerukan slogan-slogan, “tak ada perjanjian, Jordania jangan jadi gerbang musuh untuk ekspor gas dan listrik”, “gas musuh adalah cela terbesar”, “perjanjian pengkhianatan”, “Arab Yordania untuk kaum merdeka, bukan untuk Zionis penjahat”, dan “kampanye kami berlanjut, nasionisme merdeka, merdeka”.

Mohammad Al-Abasi, anggota panitia kampanye tersebut mengatakan, “Hari ini kami perbarui seruan kami, yang tak berhenti sama sekali, untuk menutut pembatalan perjanjian ini. Kami katakan bahwa tak ada jalan keculi pembatasan perjanjian yang menggadaikan negara ini untuk kepentingan entitas Zionis, yang digunakan untuk memprovokasi kami dalam segala sesutau, sebagaimana juga mereka lakukan di bidang air.”

Sulaiman Suwais, salah seorang pengunjuk rasa, mengatakan, “Saya sekarang bersama rekan-rekan demi melindung masa depan dan generasi-generasi Yordania, demi menjaga martabat dan kedaulatan Yordania.”

Perjanjian tersebut diteken oleh Perusahaan Listrik Negara Yordania dan Perusahaan Nobel Energy milik Israel pada tahun 2016 untuk pasokan gas ke Yordania sebanyak 45 miliar meter kubik dalam jangka waktu 15 tahun sejak Januari 2020. (mm/anadolu)

Baca juga:

Tepi Barat Memanas, 5 Orang Palestina Gugur, Ini Sumpah Hamas dan Jihad Islam

Hizbullah Umumkan Tibanya Kapal Tanker Kedua Iran di Pelabuhan Suriah

DISKUSI: