Presiden Iran Kecam Pengerahan “Teroris” dari Suriah ke Karabakh

0
86

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan Azerbaijan dan Armenia agar tidak memindahkan teroris dari Suriah ke wilayah Nagorno-Karabakh dekat perbatasan dengan Iran.

“Iran tidak memperkanan berbagai pihak mengirim teroris yang telah kami perangi selama bertahun-tahun di Suriah… Ini tidak dapat diterima dan kami telah mengatakannya dengan jelas kepada pejabat negara-negara tetangga,” kata Rouhani dalam pertemuan kabinet di Teheran, Rabu (7/10/2020).

Dia menekankan bahwa perlindungan keamanan di daerah perbatasan Iran merupakan prioritas, dan bahwa pelanggaran terhadapnya tak dapat ditolerir sehingga Iran meminta Azerbaijan dan Armenia serius memperhatikan masalah ini.

Presiden Rouhani juga memperingatkan agar perang Azerbaijan-Armenia jangan sampai berubah menjadi perang regional, negara-negara lain tidak memperparah keadaan, dan perang harus diakhiri melalui jalur politik.

“Pendudukan dan perang tak dapat kami terima, dan kami berharap kawasan ini kembali stabil melalui berbagai upaya,” imbaunya.

Selasa lalu Wakil Komandan Polisi Penegakan Hukum Iran Brigjen Qassem Rezayee menyatakan bahwa Azerbaijan dan Armenia telah meminta maaf kepada Iran atas penembakan yang tidak disengaja ke daerah perbatasan Iran.

“Mereka telah berjanji untuk tidak mengulangi insiden seperti itu,” katanya.

Dia juga mengatakan, “Azerbaijan dan Armenia telah berkonflik di wilayah Nagorno-Karabakh selama lebih dari 28 tahun hingga sejumlah warga kedua negara itu terbunuh, dan masalah ini membuat kami prihatin.”  (mm/fna)

Baca juga:

Rusia Dilaporkan akan Bela Armenia Jika Dirasa Perlu

Perang Karabakh, Pasukan Armenia Mundur dari Sejumlah Area

DISKUSI: