Presiden Iran: Jenderal Soleimani Sebuah Aliran, AS Melemah di Timteng, Poros Resistensi Berjaya

0
422

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menyebut martir besar Iran Jenderal Qasem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai sebuah aliran ideologi perjuangan, serta memandang kekuatan Amerika Serikat (AS) di Timteng sudah melemah, sementara Poros Resistensi terus menguat.

Penilaian itu dinyatakan Raisi dalam kunjungannya ke keluarga para martir Iran di kota Qum bertepatan dengan haul ke-2 martir besar Iran Jenderal Qasem Soleimani, Jumat (31/12).

“Ketika Pemimpin Revolusi Islam (Ayatullah Sayid Ali Khamenei) menyebut Jenderal Qasem Soleimani sebagai madrasah maka ini berarti bahwa Soleimani bukanlah sosok pribadi melainkan sebuah aliran,” ujar Raisi.

Seperti diketahui, jenderal tersohor dan legendaris Iran itu terbunuh bersama wakil ketua pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, oleh serangan udara AS di dekat Bandara Baghdad pada 3 Januari 2020.

Menurut presiden Iran, keterbunuhan Soleimani sama sekali tidak melemahkan Poros Resistensi yang digalang oleh Soleimani. Sebaliknya, poros ini terus menguat karena Soleimani lebih menyerupai suatu ajaran dan ideologi perjuangan daripada seorang pribadi, sementara AS justru melemah di hadapan Poros Resistensi.

“AS sekarang lebih lemah dari sebelumnya, sedangkan yang ada di atas angin di kawasan ini adalah Hizbullah dan para mujahidin lainnya, terutama para mujahidin di Palestina,” ujar Raisi.

Sementara itu, Kemlu Iran di hari yang sama menegaskan bahwa pemerintah AS bertanggungjawab atas kejahatan “teror” yang menggugurkan Soleimani dan beberapa rekan seperjuangannya.

Kemlu Iran menyebut Soleimani sebagai tokoh besar yang telah menghabiskan banyak usianya dalam “pengabdian yang tulus kepada  Iran, Islam, perdamaian dan keamanan”. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Komandan IRGC Pastikan Poros Resistensi akan Terus Menghadang Ambisi Musuh

Lebanon Jadi Target Konspirasi karena Dukung Resistansi

 

DISKUSI: