Presiden Iran: Israel Ingin Pecah Belah Sudan Setelah Gagal di Suriah

0
450

Damaskus, LiputanIslam.com   Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi mengatakan bahwa Israel sekarang berusaha memecah belah Sudan setelah rezim Zionis itu dan para pendukungnya di Barat gagal memecah belah Suriah.

Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad, di Damaskus, ibu kota Suriah, Kamis (4/5), Ebrahim Raisi mula-mula menyebutkan  bahwa Iran telah menjadi sahabat negara-negara kawasan selama masa-masa sulit mereka.

“Iran adalah sahabat dan pendukung bangsa dan pemerintah Suriah selama periode resistensi, dan persaudaraan antara dua negara perlawanan Iran dan Suriah akan terus berlanjut,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Gerakan resistensi, khususnya di Palestina, telah melumpuhkan Rezim Zionis, dan pendekatan ekspansionisme dan pendudukan hari ini telah gagal. Rezim Zionis juga berencana untuk memecah belah Suriah dengan dukungan AS dan negara-negara Barat, serta menerjunkan kelompok teroris yang dibuat oleh AS, tetapi mereka tidak berhasil.”

Raeisi menyatakan, “Zionis dengan dukungan para pendukungnya di Barat sedang mengejar kebijakan separatis di Sudan saat ini. Rakyat Sudan dan dunia Islam harus mewaspadai plot Zionis dan mengetahui bahwa kebutuhan terpenting bagi negara-negara Muslim saat ini adalah persatuan. Republik Islam (Iran) menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu.”

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Suriah  Faisal Mekdad saat mempresentasikan laporan tentang perkembangan terpenting di kawasan menyatakan bahwa perkembangan itu mengindikasikan tren peningkatan hubungan Iran-Suriah.

Mekdad mengatakan, “Iran memiliki kapasitas yang baik di bidang ekonomi, perdagangan, energi, iptek, yang dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hubungan kedua negara, dan kita harus mengikuti implementasi perjanjian yang dibuat antara kedua negara dengan serius.” (mm/mna)

Baca juga:

Berada di Suriah, Presiden Iran: Rezim Zionis Kini Makin Ringkih

Dalam Seminggu, Pasukan Iran Sita Satu Lagi Kapal Tanker Asing

DISKUSI: