Presiden Iran: Dukungan Barat kepada Teroris dan Perusuh Tak akan Menguntungkan Mereka

0
84

Teheran, LiputanIslam.com   Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menuding Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara Eropa mendukung teroris dan perusuh yang mencoba mengganggu keamanan Iran.

“Musuh, yang terluka oleh Revolusi Islam, menggunakan perang hibrida untuk mengganggu kemajuan negara dengan merusak keamanan, ekonomi, pendidikan, dan produksinya,” kata Raisi pada rapat kabinet, Ahad (20/11).

Mengenai dukungan terbuka AS, Prancis, dan beberapa negara Eropa lainnya kepada teroris dan perusuh di Iran, presiden Iran memperingatkan, “Dukungan kepada terorisme sudah pasti tidak akan menguntungkan mereka.”

Dia menugaskan Kementerian Luar Negeri menggunakan saluran diplomatik dan hukum untuk mengambil tindakan yang diperlukan demi melawan hasutan yang dicanangkan di luar negeri.

“Penindakan tegas para perusuh dan pencegahan penimpaan kerugian lebih lanjut pada nyawa orang dan harta benda oleh teroris dan perusuh adalah tuntutan publik, yang harus segera dipenuhi,” tegasnya.

Raisi menambahkan bahwa otoritas keamanan, kehakiman, dan kepolisian memikul tanggung jawab utama  melindungi keamanan masyarakat dan mengamankan aset negara.

Kerusuhan yang didukung asing telah melanda berbagai provinsi Iran sejak wanita berusia 22 tahun, Mahsa Amini, meninggal di rumah sakit pada 16 September, tiga hari setelah dia pingsan di sebuah kantor polisi di Teheran.

Tim Investigasi kemudian menemukan bahwa kematian Amini disebabkan oleh kondisi medisnya, bukan karena penganiayaan pasukan polisi sebagaimana diisukan oleh para perusuh.

Kerusuhan telah menjatuhkan puluhan korban jiwa serta membuka peluang bagi aksi serangan teroris. Dalam dua bulan terakhir, para teroris telah membakar fasilitas umum dan membunuh beberapa anggota Basij dan aparat keamanan serta warga sipil. (mm/alalam)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Barat Tak Tahan Menyaksikan Pesatnya Kemajuan Iran Sehingga Dalangi Kerusuhan

IRGC: Iran Sudah Berkelas Dunia di Bidang Drone dan Rudal

DISKUSI: