Presiden Iran Berharap Epidemi Covid-19 Melambat dalam Tiga Minggu

0
113

 Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani berharap pembatasan sosial (social distancing ) yang diberlakukan karena epidemi Covid-19 berlanjut sampai 2-3 minggu ke depan karena ada tren infeksi yang melambat.

“Pembatasan sosial untuk menghentikan penyebaran virus corona di negara ini tetap diperlukan selama dua atau tiga minggu karena wabah ini saat itu diperkirakan akan mereda,” kata Rouhani dalam pidatonya pada rapat kantor pusat nasional yang ditugasi menanggulangi wabah Covid-19, Sabtu (2`/3/2020).

Langkah-langkah tersebut meliputi pembatasan perjalanan dan penutupan sekolah.

Rouhani mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan sedapat mungkin membatasi interaksi sosial  untuk membantu memperlambat penyebaran virus menular ini.

Baca: Iran akan Segera Pasarkan Obat Covid-19

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour, Sabtu, menyebutkan angka 20.610 untuk jumlah total orang yang terinfeksi Covid-19 di negara ini .

“Dengan 123 kematian baru dalam 24 jam terakhir, jumlah kematian akibat virus ini telah mencapai 1.556. Sayangnya, kami memiliki 966 kasus baru sejak kemarin, ”katanya.

Baca: Khamenei: Sanksi AS Buat Iran Swasembada di Semua Sektor

Jahanpour juga mengatakan bahwa sejauh ini 7.635 pasien telah sembuh dari infeksi, dan bahwa wabah ini menunjukkan tanda-tanda melambat di hampir semua provinsi, termasuk provinsi yang paling terdampak seperti Teheran dan Mazandaran. (mm/fars)

DISKUSI: