Iran akan Segera Pasarkan Obat Covid-19

0
522

Teheran, LiputanIslam.com –  Kepala Administrasi Makanan dan Obat-obatan Iran (IFDA) Mohammad Reza Shanehsaz mengumumkan bahwa senyawa obat yang dikembangkan oleh para peneliti Iran untuk mengobati infeksi virus corona (Covid-19) akan diproduksi secara massal dan dipasok ke pasar dalam 10 hari ke depan.

“Bahan baku untuk produksi obat-obatan ini telah diimpor ke negara ini kemarin,” kata Shanehsaz kepada FNA, Sabtu (21/3/2020).

Dia menambahkan bahwa proses untuk menghasilkan obat sepenuhnya buatan Iran ini telah dimulai dan rumah sakit Iran akan mulai mengambil obat untuk merawat pasien Covid-19 dalam 7 sampai 10 hari ke depan.

Shanehsaz mengatakan bahwa uji klinis yang berhasil telah dilakukan pada senyawa obat ini, lisensi yang diperlukanpun telah didapat, dan obat ini akan dipasok ke apotek dalam 10 hari ke depan.

Sementara itu, Dirjen IFDA untuk Kedokteran Gholamhossein Mehr Alian dalam sebuah pertemuan di hari yang sama mengatakan bahwa 400.000 liter alkohol diproduksi setiap hari di Iran, dan 25 persen dari produk ini dikirim ke rumah sakit.

Para pejabat Iran Selasa lalu menginformasi bahwa para peneliti Iran telah menemukan senyawa obat yang dapat mengobati kerusakan yang ditimbulkan pada paru-paru karena infeksi Covid-19.

“Senyawa obat baru tidak khusus untuk pasien virus corona, melainkan mengobati penyakit pernapasan dan paru-paru,” kata Ketua Dewan Pengembangan Bioteknologi Iran Mostafa Qaneyee dalam sebuah konferensi pers.

Dia menambahkan bahwa senyawa obat baru ini dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan pasien Covid-19 untuk tinggal di rumah sakit hingga 4 hari. Dia mencatat bahwa 40% pasien Iran yang menerima kombinasi tiga obat telah dipulangkan dari rumah sakit dalam waktu kurang dari 4 hari.

Baca: Khamenei: Sanksi AS Buat Iran Swasembada di Semua Sektor

Menurutnya, dalam metode perawatan ini, selain protokol dari kementerian kesehatan, tiga obat Azithromycin, Prednisolone dan Naproxen telah digunakan sebagai senyawa.

Baca: Sambut Tahun Baru, Rouhani Tegaskan Sanksi AS Gagal Tundukkan Iran

Dia juga mengatakan, “Kami telah mengamati bahwa senyawa tersebut secara cepat mengurangi CRP dan periode rawat inap berkurang secara signifikan.Tentu saja ini merupakan awal dari penelitian kami, dan kami juga akan memberitahu Anda tentang penelitian lain setelah menerima lisensi dari Markas Kampanye Virus Corona.” (mm/fars)

DISKUSI: