Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Presiden Iran: Afghanistan Berkesempatan Mencari Model Pemerintahan yang Diterima Khalayak

Published 24/08/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menyatakan bahwa keluarnya tentara AS dari Afghanistan merupakan kesempatan bagi semua kelompok di Afghanistan untuk mendapatkan model pemerintahan yang dapat diterima oleh seluruh rakyat negara ini.

Hal tersebut dikatakan Raisi dalam panggilan telefon dengan Kanselir Austria, Sebastian Kurz, Senin (23/8), sembari mengapresiasi hubungan konstruktif Iran-Austria yang disebutnya memiliki latar belakang sejarah 500 tahun.

Namun demikian, dia menyesalkan berkurangnya volume transaksi dagang antara kedua negara, yang dinilai tak memiliki alasan yang logis.

“Kita harus menjaga kepentingan kedua negara, dan jangan sampai membiarkan pihak lain yang beriktikad buruk mempengaruhi hubungan ini dengan berbagai tipu daya,” ungkapnya, seakan menyindir sepak terjang AS selama ini dalam berusaha mengisolasi Iran dari pergaulan dengan dunia, terutama Barat.

Ketika ditanya oleh Kanselir Kurz mengenai sikap Iran terhadap perkembangan situasi di Afghanistan di mana kelompok militan Taliban berhasil mengambil alih kekuasaan, Presiden Raisi mengatakan, “Kalau kita mencermati sejarah kontemporer Afghanistan maka kita melihat bahwa Afghanistan tak pernah mujur barang sehari sejak AS mencampuri urusan negara ini.”

Dia menambahkan, “Kami berkeyakinan bahwa berbagai kelompok di Afghanistan harus memandang keluarnya AS sebagai satu titik balik, dan dalam berinteraksi satu sama lain sudah seharusnya mereka memperoleh sebuah model pemerintahan yang diterima oleh rakyat secara umum.”

Dia menyebutkan bahwa meski Iran selama ini menjadi sasaran sanksi zalim dari AS, namun masih terus menampung para pengungsi Afghanistan dengan semua biaya materi dan mentalnya.

“Upaya Republik Islam Iran untuk menegakkan perdamaian dan keamanan di Afghanistan berlanjut tanpa henti, dan kami siap bekerja sama dengan semua negara yang merasa punya tanggungjawab untuk menciptakan perdamaian dan ketentraman di Afghanistan,” imbuhnya.

Di pihak lain, Kanselir Austria mengaku berharap hubungan bilateral negaranya dengan Iran tetap berlanjut dan berkembang di berbagai bidang.

“Kami berharap pemerintahan baru Iran dapat lebih sukses mewujudkan perkembangan ekonomi dan sosial untuk rakyat negara ini, dan di kancah internasionalpun dapat secepatnya memulai perundingan nuklir dengan negara-negara yang terlibat perundingan, serta dapat berakhir sukses,” ungkapnya.

Dia juga mengaku prihatian atas perkembangan situasi di Afghanistan, dan mengapresiasi kesediaan Iran selama ini menampung para pengungsi Afghanistan. (mm/alalam)

Baca juga:

Menakar Keseriusan Janji Taliban Soal Toleransi

Ahmad Massoud Nyatakan Siap Berunding dengan Taliban

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account