Presiden Irak: Jenderal Soleimani Datang Ketika Irak Berada dalam Situasi Kritis

0
138

Baghdad, LiputanIslam.com –  Presiden Irak Barham Salih dalam kata sambutannya pada peringatan tahun kedua gugurnya jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani dan mantan wakil komandan pasukan relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi, Abu Mahdi Al-Muhandis, Rabu (5/1), menyatakan bahwa Jenderal Soleimani datang membantu Irak di saat Negeri 1001 Malam ini berada dalam situasi yang paling sulit dan kritis.

“Sang Pemimpin, Abu Mahdi Al-Muhandis, wakil ketua Dewan Al-Hashd Al-Shaabi, dan Komandan Besar Iran Haji Qasem Soleimani, adalah dua figur berpengaruh dan besar di negara kita… Komandan Qasem Soleimani datang di saat tersulit dan berpartisipasi dengan angkatan bersenjata dan warga negara kita dalam menghadapi ISIS dan menghadapi bahaya badai serangan besar terhadap kita,” ujarnya dalam acara yang dihadiri  oleh beberapa pejabat tinggi Irak dan Dubes Iran untuk Irak Iraj Masjedi tersebut .

Salih juga mengatakan, “Dua syahid ini telah meninggalkan kita, dan keduanya berkeyakinan bahwa kesyahidan adalah puncak keinginan, dan bahwa kedermawanan dengan jiwa adalah puncak kedermawanan dalam membela orang yang tertindas dan melawan orang yang zalim.”

Presiden Irak lantas memuji persatuan bangsa Irak serta fatwa jihad yang pernah dikeluarkan oleh marji’ (ulama panutan) Irak Sayid Ali Al-Sistani dalam perlawanan terhadap badai serangan teror ISIS.

Dia mengatakan, “Kita kembali merasa bangga atas kemenangan yang tercapai atas ISIS dan gagalnya rencana keji ISIS yang mengancam kawasan dan dunia. Kita telah berhasil membebaskan kota-kota kita dari noda teroris berkat persatuan bangsa kita dengan semua golongan dan komponennya, berkat kekuatan pasukan bersenjata, baik polisi, tentara maunpun al-Hashd Al-Shaabi dan Peshmerga, berkat fatwa jihad kifa’i Marji’ Tertinggi Sayid Ali Al-Sistani, yang berperan besar dalam konfrontasi yang menentukan nasib ini, dan dengan dukungan para jiran, para sahabat dan aliansi internasional.” (mm/alalam)

Baca juga:

Sekjen Hizbullah: Keliru Jika Irak Bandingkan Iran dengan AS

Al-Zahhar: Syahid Soleimani Yakin Palestina Menang dan Israel Binasa

DISKUSI: