Sekjen Hizbullah: Keliru Jika Irak Bandingkan Iran dengan AS

0
555

Beirut,LiputanIslam.com-Dalam rangka peringatan tahun ke-2 gugurnya Syahid Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, Sayyid Hasan Nasrallah menyinggung peran keduanya dalam penumpasan terorisme di Irak.

“Orang-orang AS menduduki Irak dan membunuh puluhan ribu orang. AS menghancurkan negara ini, menjarah kekayaannya, dan melakukan berbagai penyiksaan kejam atas warga Irak. ISIS adalah ciptaan AS. Negara ini bertanggung jawab atas semua kejahatan yang terjadi di Irak.”

“Syahid Soleimani berdiri di sisi rakyat Irak dan berperan dalam pembentukan faksi Resistansi. Republik Islam Iran adalah pihak pertama yang bergegas membantu bangsa Irak untuk menghadapi ISIS buatan Washington,” tegas Sayyid Nasrallah.

“Syahid Soleimani adalah orang yang pertama kali membantu bangsa Irak untuk melindungi kota, desa, dan kesucian Irak di hadapan ISIS. Keamanan yang dirasakan Irak saat ini berkat darah para syahid.”

“Apakah adil jika AS si Pembunuh dibandingkan dengan Iran yang mendukung Irak? Sungguh merupakan bencana jika syuhada yang membela Irak dibandingkan dengan orang-orang AS yang melakukan pembunuhan dan kejahatan. Sebab itu, Irak harus bersikap antara (memilih) syahid dan pembunuh.”

“Menoleransi dan mendiamkan keberadaan pasukan AS di Irak sama saja dengan meneror kembali Syahid Soleimani dan Abu Mahdi. Darah syuhada memberitahu kita bahwa selama AS masih bercokol di Kawasan, kezaliman dan penindasan masih akan berlanjut,” tegasnya. (af/fars)

Baca Juga:

Haul Jenderal Soleimani, Iran Mengaku Sanggup Melumat Semua Kepentingan Musuhnya dalam 48 Jam

Bantah AS Keluar dari Irak, Faksi Resistansi: Mereka Masih Bertahan

DISKUSI: