Presiden dan PM Libanon Ternyata Sudah Diperingatkan Soal Ledakan Beirut Dua Minggu Jelang Tragedi

0
140

Beirut, LiputanIslam.com –  Beberapa dokumen rahasia mengungkap bahwa Presiden Libanon Michel Aoun dan perdana penteri Lebanon yang telah mengundurkan diri, Hassan Diab, sudah menerima peringatan ihwal potensi ledakan di Pelabuhan Beirut dua minggu sebelum tragedi besar itu terjadi.

Reuters yang mengutip keterangan seorang pejabat anonim melaporkan bahwa Aoun dan Diab sudah mendapat peringatan mengenai bahaya material amonium nitrat di pelabuhan Beirut, dan dalam peringatan itu bahkan disebutkan bahwa material sebanyak 2750 ton yang menggunung di Pelabuhan Beirut dapat menghancurkan kota ini jika sampai meledak.

Sebuah laporan dari Direktorat Jenderal Keamanan Negara mengenai tragedi itu telah mengisyaratkan adanya sebuah surat khusus yang terima Aoun dan Diab pada tanggal 20 Juli.

Menurut Reuter, seorang pejabat keamanan senior mengatakan, “Surat itu merangkum hasil penyelidikan yudisial yang dimulai pada Januari dan menyimpulkan bahwa bahan kimia itu harus segera diamankan.”

Laporan keamanan negara yang berisi dokumen-dokumen itu belum pernah dilaporkan sebelumnya, karena mengkonfirmasi korespondensi yang ditujukan kepada Aoun dan Diab.

“Ada risiko bahan-bahan ini, jika dicuri, dapat digunakan dalam serangan teror,” lanjut sumber yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Dia menjelaskan, “Di akhir penyelidikan, Jaksa Agung di Pengadilan Kasasi Hakim Ghassan Oueidat menyiapkan laporan akhir yang telah dikirim ke pihak berwenang.”

Penjelasan ini mengacu pada surat yang dikirim oleh Direktorat Jenderal Keamanan Negara kepada Perdana Menteri Hassan Diab dan Pimpinan Keamanan Negara yang mengawasi keamanan pelabuhan.

“Saya memperingatkan mereka bahwa ini mungkin menghancurkan Beirut jika meledak,” kata pejabat yang berpartisipasi dalam penulisan surat itu.

Seperti diketahui, ledakan besar di Pelabuhan Beirut menewaskan ratusan orang, melukai lebih dari 6000 lainnya, menyebabkan puluhan orang hilang, dan menimbulkan kehancuran yang sangat luas.

Tragedi ini juga menyebabkan Hassan Diab dan pemerintahannya mundur di tengah maraknya aksi unjuk rasa protes. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Buntut Ledakan Beirut, PM Libanon Mengudurkan Diri

Presiden Lebanon Bantah Isu Setujui Penyelidikan Internasional

DISKUSI: