Presiden Lebanon Bantah Isu Setujui Penyelidikan Internasional

0
91

Beirut,LiputanIslam.com-Kantor Humas Presiden Michel Aoun menepis segala bentuk kesepakatan untuk melakukan penyelidikan internasional terkait ledakan di pelabuhan Beirut. Pihak Kantor menilai, tujuan dari tuntutan ini adalah pembuang-buangan waktu.

Dalam surat pernyataan Kantor Humas Kepresiden Lebanon disebutkan,”Situs ‘Asas’ telah memublikasikan informasi keliru terkait pertemuan Michel Aoun dengan Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit. Informasi keliru ini lalu diwartakan kembali oleh sejumlah media, bahwa Presiden Aoun bersedia menerima tanggung jawab dari pihak Arab dan internasional untuk melakukan penyelidikan ledakan pelabuhan Beirut.”

Menurut laporan al-Manar, statemen itu menegaskan bahwa informasi itu tidak ada dasarnya. Stasiun televisi ini mengabarkan, sikap Presiden Aoun masih sama seperti yang diutarakannya dalam wawancara dengan awak media Jumat pekan lalu.

Dalam wawancara tersebut, Aoun mengatakan bahwa tujuan dari permintaan investigasi internasional adalah “mengaburkan kebenaran.” Ia menegaskan, jika perilisan vonis terlalu berlarut-larut, maka vonis itu tidak ada artinya lagi.

Presiden Lebanon menandaskan, aparat hukum harus bertindak cepat, karena jika keadilan ditunda-tunda, itu tak bisa disebut “keadilan” lagi. Sebab itu, investigasi harus segera dilakukan agar diketahui siapa pihak yang bersalah.

Dalam statemen di atas disebutkan, Presiden Lebanon tidak memiliki pendirian lain kecuali ini.

Kemenkes Lebanon mengumumkan, hingga hari ini ledakan di pelabuhan Beirut telah menewaskan 158 orang dan melukai lebih dari 6000 lainnya. 21 orang juga dinyatakan masih hilang. (af/fars)

Baca Juga:

Berupaya Intervensi, Menlu Saudi Tuntut Penyelidikan Independen Terkait Ledakan Beirut

Pasukan Elit Iran Siap Bantu Libanon Pasca Ledakan Beirut

DISKUSI: