Polisi Israel Masih Berusaha Memburu Pelaku Serangan Terbaru di Tel Aviv

0
314

Quds, LiputanIslam.com  Polisi entitas Zionis Israel masih berusaha melakukan pengejaran pelaku serangan terbaru di Elad dekat Tel Aviv dengan menggelar operasi keamanan berskala besar dini hari Jumat (6/5).

Seperti pernah diberitakan, beberapa orang Palestina Kamis malam lalu melancarkan operasi serangan yang menewaskan tiga orang Israel di Elad di tengah suasana peringatan berdirinya “negara Israel.”

Serangan itu tercatat yang keenam dalam gelombang aksi heroik orang Palestina sejak 22 Maret, dan terjadi di kota Elad yang terletak di Israel tengah dan berpenduduk sekitar 50,0000 orang, termasuk sejumlah besar ekstremis Yahudi.

Saksi mata menyatakan bahwa para penyerang keluar dari sebuah mobil dengan membawa dua kapak, dan kemudian melarikan diri dengan mobil yang sama, meninggalkan tiga korban tewas dan empat korban luka.

Sembari menyerukan kepada penduduk agar memberikan informasi tempat persembunyian pelaku, Polisi Israel mempublikasikan dua foto beserta nama tersangka, yaitu Yusuf al-Rifai, 19 tahun, dan Subhi Emad Abu Shaqir, 20 tahun, yang disebutkan berasal dari desa Ramaneh di Provinsi Jenin, wilayah pendudukan Tepi Barat.

Gelombang serangan orang Palestina di Israel membangkitkan kemarahan Israel hingga mengkampanyekan pembunuhan pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, namun Hamas mengaku tak menggubris ancaman itu.

“Kampanye ancaman dan hasutan Israel untuk membunuh mujahid Yahya Sinwar atau pemimpin gerakan mana pun tak membuat kami takut, begitu pula anak terkecil di Hamas,” tegas anggota biro politik Hamas, Izzat al-Rish.

Al-Rishq menyebut ancaman itu sebagai upaya sia-sia untuk meredakan ketakutan para pemukim Zionis, dan justru hanya menambah tekad Hamas untuk mempertahankan Quds  dan Masjid Al-Aqsa sampai pendudukan berakhir bahkan di jengkal terakhir tanah Palestina.

Sementara itu, bentrokan terjadi terjadi di Tepi Barat, terutama di desa Beita dan Beit Dajan, dekat kota Nablus, Jumat, mengakibatkan 38 warga Palestina terluka, menurut laporan tersebut lembaga Bulan Sabit Merah Palestina.

Bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel kerap terjadi di daerah tersebut belakangan ini ketika warga Palestina melancarkan aksi protes terhadap penyitaan tanah Palestina untuk kepentingan pemukim Zionis. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

[Video:] Tiga Orang Israel Tewas Diserang Pejuang Palestina

Rusia Resmi Mengundang Pemimpin Hamas

DISKUSI: