PM Palestina: Bencana Jika Trump Terpilih Lagi

0
74

Ramallah, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyatakan bahwa  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjadi bencana bagi rakyat AS sendiri, bangsa Palestina, dan masyarakat dunia jika dia terpilih lagi dalam pemilihan umum presiden.

Dalam pernyataan pada pertemuan dengan legislator Eropa, Selasa (13/10/2020), Shtayyeh memastikan bahwa empat tahun terakhir pemerintahan Trump sangat merugikan Palestina.

“Jika kita akan hidup empat tahun lagi dengan Presiden Trump. Ya Allah, tolonglah kami, …Ya Allah, tolonglah seluruh dunia,” ungkapnya, mengulangi komentar yang dia buat sehari sebelumnya dalam pidato virtual di Parlemen Eropa.

Pernyataan itu juga diposting di halaman Facebook Shtayyeh.

Mengenai kemungkinan calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memenangi pemilu yang akan diselenggarakan pada 3 November mendatang tersebut, dia mengatakan, “Jika ada perubahan di AS, saya pikir ini akan mencerminkan dirinya secara langsung pada hubungan Palestina-Israel. Dan ini juga akan mencerminkan dirinya pada hubungan bilateral Palestina-Amerika.”

Orang Palestina biasanya menahan diri untuk tidak mengambil sikap publik yang eksplisit mengenai pemilihan presiden AS, namun kali ini tampak tidak lagi demikian.

Pernyataan Shtayyeh tersebut menandakan keputus asaan pihak Palestina menyusul serangkaian langkah kontroversial Washington, termasuk pengakuan atas Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota Israel pada akhir 2017 yang kemudian disusul dengan pemindahan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Quds.

Para pemimpin Palestina menyatakan AS tidak lagi menjadi perantara yang jujur dalam negosiasi, sebab Quds Timur yang diduduki Israel sejatinya adalah ibu kota Palestina di masa mendatang. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Trump kepada Bin Zayed: Yakinkan Negara-negara Lain untuk Normalisasi dengan Israel

Puluhan Ribu Orang Israel Berunjuk Rasa Tuntut Pengunduran Netanyahu

DISKUSI: