PM Israel Mengaku Sedang Menantikan Kerjasama dengan Pemerintah Baru AS untuk Hadapi Iran

0
78

TelAviv, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel dalam rapat kabinetnya, Ahad (24/1), mengaku sedang menantikan kerjasama dengan pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk kerjasama menghadapi Iran.

“Kita sedang menantikan kerjasama dengan Presiden Biden untuk memperkuat ikatan yang mempertemukan AS dan Israel, dan mengharapkan perluasan skala perdamaian Israel dengan negara-negara Arab,” ungkap Netanyahu.

“Kerjasama dengan pemerintah baru AS adalah dalam rangka mewujudkan Timur Tengah baru yang secara alamiah bertujuan menghadapi tantangan kolektif, terutama ancaman Iran,” lanjutnya.

Saluran 12 TV Israel akhir pekan lalu melaporkan bahwa Direktur Dinas Rahasia Israel (Mossad), Yossi Cohen, akan bertolak ke Washington dan menjumpai para pejabat pemerintahan Joe Biden untuk mengemukakan harapan Israel mengenai segala bentuk kesepakatan yang mungkin terjadi antara AS dan Iran di masa mendatang.

Menurut saluran itu, dalam kunjungan itu Cohen akan menyerahkan kepada pemerintah AS semua informasi yang dimiliki Israel mengenai proyek nuklir Iran.

Cohen juga dilaporkan akan meminta kepada Washinton bahwa AS jika hendak menjalin lagi kesepakatan nuklir dengan Iran maka Teheran harus menghentikan beberapa aktivitasnya, yaitu; pengayaan uranium, pembuatan sentrifugal canggih; dukungan kepada kelompok-kelompok militan, terutama Hizbullah Libanon; dan eksistensi militernya di Irak, Suriah, dan Yaman, serta mengizinkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memeriksa semua aspek proyek nuklir Iran. (mm/fna)

Baca juga:

AS Dikabarkan akan Menempatkan Kubah Besi Milik Israel di Teluk Persia

Saudi Ungkap Persyaratannya untuk Perjanjian Damai dengan Israel

DISKUSI: