PM Israel: Iran Membuat Lompatan Besar dalam Pengayaan Uranium

0
174

Quds, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Naftali Bennett memberitahu Kanselir Jerman Angela Merkel bahwa masalah nuklir Iran adalah masalah antara hidup dan mati bagi Israel, sembari menyebutkan bahwa di bidang energi terbarukan ini  Iran jutsru telah membuat lompatan besar dalam pengayaan uranium.

Dalam pernyataan pada sebuah seremoni pemerintahan Israel yang dihadiri oleh Merkel pada Sabtu malam (9/10), Bennett antara lain menyinggung perjanjian nuklir Iran, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Dikutip Rai Al-Youm, Ahad (10/9), dia menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir Teheran telah membuat “lompatan besar ke depan, dan kemampuannya dalam pengayaan uranium sudah mencapai peringkatnya yang terjauh”.

Dia mengklaim Iran berusaha mengulur-ulur waktu demi memiliki senjata nuklir, sementara “keamanan Israel merupakan bagian dari kepentingan nasional Jerman”.

Israel menentang keras pemulihan JCPOA yang diteken Iran bersama AS, Inggris, Perancis, Rusia, China dan Jerman pada tahun 2015, tapi AS di bawah kepresidenan Donald Trump keluar dari perjanjian itu secara sepihak pada tahun 2018. Belakangan, penurut Trump, Joe Biden, menyatakan ingin memulihkan perjanjian tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran Mengaku Sudah Punya Cadangan Uranium yang Diperkaya 20% Sebanyak 120 kg

Hamas Tekankan Mobilisasi Pembelaan untuk Masjid Aqsa

DISKUSI: