Iran Mengaku Sudah Punya Cadangan Uranium yang Diperkaya 20% Sebanyak 120 kg

0
173

Teheran, LiputanIslam.com –   Wakil Presiden dan Ketua Badan Tenaga Atom Iran Mohammad Islami menyatakan negaranya memiliki cadangan uranium yang diperkaya dengan kemurnian 20% sebanyak lebih dari 120 kilogram.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran pada Sabtu malam (9/10) mula-mula dia memastikan bahwa aktivitas nuklir damai Iran bertujuan damai dan tidak keluar dari ketentuan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

“Teknologi nuklir, dari segi perannya bagi kesejahteraan umum, ekonomi dan kesehatan masyarakat merupakan salah satu perkara yang sangat menentukan, memudahkan dan mempercepat kemajuan di semua bidang,” ungkapnya.

Tapi, lanjut Islami, musuh-musuh Iran berusaha mencegah negara ini memiliki faktor kunci ini dan membatasi para majasiswa Iran di bidang-bidang teknologi nuklir.

“Bidang-bidang antariksa, nuklir, teknologi informasi, teknologi nano dan bioteknologi tergolong hal-hal yang berlevel tinggi untuk keberdayaan, dan meraih kemampuan sains dan teknologi ini berarti meraih kemampuan ekonomi dan militer, yang praktis memudahkan kemajuan, menjadi penopangnya, dan mewujudkan kekuatan bagi bangsa,” terangnya.

Dia menambahkan, “Namun, kaum arogan dunia sama sekali tak menghendaki tersedianya kesempatan demikian di negara seperti Iran, tak menghendaki para kader sains dan muda kami bekerja dan berkegiatan di bidang teknologi tanpa batas ini, dan karena itu kaum arogan hari demi hari berusaha membatasi kami di bidang-bidang ini.”

Dia lantas menyebutkan bahwa kaum arogan (negara-negara Barat) sengaja berperilaku demikian demi melestarikan supremasi mereka di bidang sains dan teknologi, namun Iran tetap bertekad untuk terus menapakkan kakinya di bidang nuklir bertujuan damai, dan sejauh ini Iran telah memiliki cadangan uranium yang diperkaya 20% sebanyak lebih dari 120 kilogram.

“Kita telah melampaui 120 kilogram, kita punya jumlah yang lebih besar dari ini,” katanya.

Dia menambahkan, “Bangsa kita tahu persis bahwa mereka (negara-negara Barat) berkewajiban menyuplai kami dengan bahan  bakar uranium yang diperkaya 20% untuk digunakan di reaktor Teheran, tapi mereka tak melakukannya. Jika rekan-rekan kami tidak melakukan sesuatu dalam masalah ini, jelas bahwa kita akan menghadapi kelangkaan bahan bakar nuklir untuk reaktor Teheran.” (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei , Ayatullah Al-Sistani dan Presiden Iran Kutuk Serangan Teror di Afghanistan

Ini Pesan-pesan Kunjungan Menlu Iran ke Lebanon

DISKUSI: