Hamas Tekankan Mobilisasi Pembelaan untuk Masjid Aqsa

0
202

Gaza,LiputanIslam.com-Salah satu petinggi Hamas, Ismail Ridhwan meminta rakyat Palestina, terutama warga Quds dan Tanah Pendudukan 1948 untuk memperkuat mobilisasi umum dan kesiagaan melindungi Masjid Aqsa.

Hal ini diminta Ridhwan meski secara lahiriah Pengadilan Israel telah mencabut izin ibadah orang-orang Zionis di Masjid Aqsa.

“Masjid Aqsa adalah kiblat pertama Muslimin dan mi’raj Nabi Muhammad saw. Sebab itu, Masjid Aqsa hanya milik bangsa dan umat kita. Rezim Penjajah tidak akan berhasil memalsukan sejarah dan memutarbalikkan fakta,”tandas Ridhwan.

“Bangsa dan pejuang kita tak akan membiarkan musuh memaksakan realita-realita baru di Masjid Aqsa. Quds akan selalu menjadi ibu kota Palestina,”lanjutnya.

Pengadilan Pusat Israel di Quds pada hari Jumat 8 Oktober memutuskan, orang-orang Zionis tidak lagi diberi izin untuk melakukan ibadah di Masjid Aqsa.

PalToday melaporkan, keputusan ini diambil menyusul desakan Polisi Israel untuk merevisi keputusan Pengadilan yang disebut “Perdamaian di Quds.” Keputusan ini mengizinkan orang-orang Zionis melakukan ritual ibadah di pelataran Masjid Aqsa.

Pada hari Selasa lalu, Pengadilan Israel mengumumkan bahwa “orang-orang Yahudi berhak melakukan ibadah di pelataran Masjid Aqsa.

Berdasarkan keputusan ini, kehadiran orang Yahudi di pelataran Masjid Aqsa untuk beribadah tidak dianggap sebagai tindak pidana, selama mereka melakukannya dalam keheningan.

Keputusan ini ditentang oleh Menteri Keamanan Publik Israel, Omer Barlev. Ia mengatakan, mengubah kondisi yang ada di Masjid Aqsa bisa membawa bahaya bagi keamanan publik dan memicu ‘ledakan.’ (af/fars)

Baca Juga:

Palestina dan Yordania Kecam Israel Izinkan Yahudi Beribadah di Halaman Masjid Al-Aqsa

Faksi Resistansi Tegaskan Irak Tak akan Lakukan Normalisasi dengan Israel

DISKUSI: