Petugas Keamanan Israel Tewas Diserang Pejuang Palestina

0
212

Jenin, LiputanIslam.com  Seorang penjaga keamanan Israel tewas akibat tembakan di permukiman Ariel di wilayah utara Tepi Barat, Jumat (29/4).

Badan penyiaran resmi Israel, Kan, melaporkan, “Seorang penjaga keamanan terbunuh oleh tembakan peluru orang-orang tak dikenal di gerbang permukiman Ariel (dekat kota Selfit) di utara Tepi Barat.”

Pihak militer Israel dalam sebuah pernyataan menyebutkan, “Dua terduga mengendarai mobil ke pintu masuk kota Ariel, dan melepaskan tembakan ke penjaga keamanan di pos penjagaan dan kemudian kabur.”

Tanpa mengkonfirmasi tewasnya penjaga itu, militer Israel menambahkan bahwa pasukan pertahanan dan Shin Bet mengejar para terduga sembari mengaktif upaya-upaya intelijen secara meluas serta memblokir jalur-jalur di kawasan sekitar.

Faksi-faksi pejuang Palestina di Gaza memuji serangan yang terjadi pada Jumat malam tersebut. Dalam pernyataan-pernyataan terpisah, mereka menyebutkan serangan itu sebagai “reaksi wajar terhadap kejahatan rezim pendudukan Israel serta pelanggarannya di Masjid Al-Aqsa”.

Gerakan Perlawanan Islam, Hamas, menegaskan, “Perlawanan akan terus berlanjut selama pendudukan masih ada di tanah kami, dan para pejuang bersenjata akan tetap menjadi bendungan tak tertembus yang melindungi tanah ini serta menjaga Al-Aqsha dan tempat-tempat suci dari kejahatan rezim pendudukan dan pemukimnya.”

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan bahwa operasi ini merupakan “implementasi praktis dari deklarasi rakyat Palestina bahwa agresi terhadap Masjid Al-Aqsa yang diberkahi adalah garis merah.”

Hizbullah Lebanon juga turut memuji serangan tersebut dengan menyatakan bahwa serangan itu membuktikan tekad rakyat Palestina dalam melawan rezim Zionis dan mempertahankan diri dan kesuciannya dengan segala cara yang tersedia.

Belakangan ini terjadi gelombang serangan yang menewaskan 13 orang Israel. Serangan terbarunya terjadi pada 7 April di mana seorang pria Palestina melepaskan tembakan di kota Tel Aviv yang menewaskan dua orang Israel dan melukai sembilan lainnya, sebelum pria itu gugur beberapa jam setelah serangan tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Israel di Bibir Jurang Kehancuran

PM Israel Diancam Hingga 3 Kali via Surat dan Medsos

DISKUSI: