Peta Aneksasi Tepi Barat Lebih Luas dari Peta yang Dicanangkan AS

0
31

TelAviv, LiputanIslam.com –  Media resmi Israel mengungkap peta aneksasi negara Zionis ilegal ini terhadap beberapa wilayah Tepi Barat, yang bahkan lebih luas daripada peta yang dicanangkan dalam prakarsa Amerika Serikat (AS).

Kanal resmi, Kan, milik Israel, Selasa (30/2020), menyebutkan bahwa Israel telah mengusulkan aneksasi daerah-daerah sekitar pemukiman Zionis, di samping sekira 20 permukiman yang tidak terlihat dalam peta aneksasi versi Amerika.

Peta Israel untuk aneksasi mencakup amandemen terhadap prakarsa AS yang dinamai “Kesepakatan Abad Ini”.

Menurut Kan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusaha mempertahankan persentase 30 persen wilayah Tepi Barat yang disebutkan dalam prakarsa AS untuk aneksasi itu, dan membiarkan 70 persen sisanya untuk Palestina.

Dalam rangka ini, Netanyahu menawarkan kepada Palestina “kompensasi” berupa sebidang tanah di daerah bernama “Gurun Judean” di Tepi Barat.

Media itu menyebutkan bahwa peta versi Israel mempertahankan sebagian besar jalan seperti sedia kala.

Kan juga mengutip pernyataan sumber-sumber politik anonim Israel bahwa Netanyahu berusaha mencaplok dua permukiman yang bersignifikansi keagamaan, yaitu Beit El dekat Ramallah di bagian tengah Tepi Barat, dan Shilo  yang terletak di antara Ramallah dan Nablus.

Kan menyebut hal ini menunjukkan bahwa pemaksakan kedaulatan Israel atas wilayah-wilayah ini mewakili  “pentingnya Lobi Evangelis (yang mendukung Israel dan Donald Trump) di AS ”.

Netanyahu, Selasa, berjanji terus bekerja untuk implementasi rencana aneksasi dalam beberapa hari mendatang.

Menurut Kan, janji itu dia nyatakan pada akhir pertemuan dengan utusan khusus AS untuk Timur Tengah Avi Berkowitz dan duta besar AS untuk Israel David Friedman yang membahas masalah aneksasi. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Ini Fakta-Fakta Rencana Aneksasi Israel yang Harus Anda Ketahui

PBB Peringatkan Ilegalitas dan Bahaya Besar Aneksasi Israel di Tepi Barat

DISKUSI:
SHARE THIS: