Perundingan Wina Berakhir, Iran Tolak Beri Konsesi di Luar Perjanjian Nuklir

0
391

Teheran, LiputanIslam.com –   Perundingan mengenai nuklir Iran di Wina, Swiss, Selasa (20/4), berakhir dengan kesepakatan para peserta untuk membentuk dewan pelaksana pembahasan mekanisme pencabutan sanksi AS dan pengadaan pertemuan selanjutnya pada pekan mendatang.

Perundingan antara Iran dan Kelompok 4+1 (Inggris, Prancis, Rusia dan China plus Jerman) itu merupakan putaran keempat yang dilakukan oleh komisi bersama perjanjian nuklir pada tingkat asisten menteri luar negeri.

Asisten Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di akhir pertemuan mengatakan bahwa perundingan mengalami kemajuan meskipun ada berbagai kendala dan tantangan.

Juru bicara pemerintah Iran Ali Rubaeei mengatakan bahwa dalam perundingan Wina negaranya “tak akan pernah memberikan konsesi apapun di luar kerangka perjanjian nuklir”.

Menurutnya, Iran optimis namun sangat berhati-hati terhadap kesefahaman untuk menghidupkan lagi perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan sejauh ini masih terlalu dini untuk memperkirakan hasil akhir perundingan.

Sementara itu, utusan China pada perundingan itu mengatakan bahwa sejauh ini apa yang menjadi prioritas adalah berfokus pada upaya pencabutan sanksi AS terhadap Iran, dan bahwa gambaran sudah sudah semakin jelas bagi semua pihak mengenai format akhir untuk mengaktifkan kembali JCPOA.

Para peserta pertemuan hari Selasa itu meninjau kondisi perundingan dan pertukaran pendapat di berbagai tingkatan, termasuk tingkat ahli, yang berlanjut selama beberapa hari terakhir, dengan tujuan memungkinkan kembalinya AS ke JCPOA serta memastikan implementasi penuh dan efektif  perjanjian ini oleh semua pihak.

Araghchi membantah laporan media Barat bahwa telah ada kesepakatan temporal antara Iran dan Kelompok 4+1.  Dia menegaskan bahwa Teheran berunding demi mencapai langkah-langkah final untuk pencabutan sanksi AS, dan menolak penguluran waktu perundingan. (mm/alalam)

Baca juga:

Iran Sebut Perundingan Nuklir di Wina Berjalan di Jalur yang Benar

Pejabat Iran: Masih Ada Opsi Lain Di Luar Pengayaan Uranium 60%

 

DISKUSI: