Pejabat Iran: Masih Ada Opsi Lain Di Luar Pengayaan Uranium 60%

0
417

Teheran, LiputanIslam.com –   Seorang anggota senior parlemen Iran menyatakan bahwa pengayaan uranium dengan kemurnian 60%  hanyalah bagian dari cara Iran membalas inkonsistensi Barat terhadap kesepakatan kesepakatan nuklirnya.

“Pengayaan 60% adalah bagian dari tanggapan Iran terhadap pembangkangan Barat terhadap upayanya sendiri,” ujar Wakil Ketua Komisi Urusan Dalam Negeri parlemen Iran Mohammad Hassan Asafari kepada FNA.

Dia menambahkan bahwa Uni Eropa harus menggunakan kesempatan yang telah diberikan oleh Iran, dan berhenti berurusan dengan Teheran dengan cara main tekan.

Dia memperingatkan, “Kami telah merencanakan beberapa opsi untuk setiap opsi mereka, dan kami memiliki opsi lain selain meningkatkan level pengayaan uranium hingga 60%. ”

Iran dan kelompok 4+1  penandatangan kesepakatan nuklir 2015 bertemu di Wina, Swiss, dalam rangka mengupayakan pencabutan sanksi sepihak AS yang dijatuhkan oleh mantan presiden Donald Trump tiga tahun lalu setelah dia menarik negaranya dari perjanjian itu.

Atas permintaan Iran, AS tidak diperkenankan berpartisipasi dalam pertemuan itu, tapi perwakilannya dilaporkan mengikuti negosiasi yang dilakukan oleh Eropa.

Pembicaraan baru itu dilakukan setelah terjadi insiden “sabotase  Israel” di bagian jaringan listrik fasilitas nuklir Natanz pada Ahad  11 April, hal yang juga mendorong Iran memulai pengayaan uranium 60%. (mm/fna)

Baca juga:

Iran Rilis Foto Pelaku Sabotase Fasilitas Nuklir Natanz

[Video:] Atwan: Pengayaan Uranium 60 % Iran, Bukti Kedahsyatan Teknologi Iran

 

DISKUSI: