Pertemuan Puncak Segi Tiga Iran, Turki dan Rusia di Teheran, AS Resah Soal Drone Iran untuk Rusia

0
188

Kairo, LiputanIslam.com   Pertemuan Puncak Iran-Turki-Rusia akan diadakan di Teheran hari ini, Selasa (19/7), untuk membahas beberapa isu penting, terutama Perang Ukraina dan operasi militer yang akan dilancarkan Ankara di Suriah utara, sementara Washington telah menyatakan keprihatinannya atas upaya Moskow mendapatkan drone Iran.

Menjelang pertemuan puncak itu Teheran menyatakan bahwa para pemimpin yang berpartisipasi di dalamnya akan membahas solusi politik untuk berbagai krisis regional dan masalah ketahanan pangan.

Pertemuan yang melibatkan Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin itu merupakan pertemuan segi tiga ketujuh dalam proses perdamaian Astana yang diadakan untuk membahas perkembangan terkini di Suriah.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan bahwa pertemuan puncak itu akan memberikan dorongan untuk memperkuat hubungan dan mengembangkan kerjasama ekonomi, dengan fokus pada keamanan regional, selain memastikan ketahanan pangan.

Sementara itu, juru bicara Kremlin mengaku pihaknya berharap kesepakatan akan ditandatangani dengan pihak Iran yang mencakup kerjasama strategis yang komprehensif antara kedua negara.

Di pihak Turki, Ankara menyatakan bahwa Istanbul akan menjadi tuan rumah pertemuan minggu depan untuk membahas rincian teknis pengangkutan gandum dari Ukraina.

Di saat Rusia mengobarkan perang terhadap Ukraina, Turki juga ingin melancarkan operasi militer di Suriah utara terhadap daerah-daerah yang dikendalikan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang ditulang punggungi oleh milisi Kurdi Suriah.

Di sisi lain, koordinator komunikasi strategis di Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, menyatakan Washington prihatin atas kerjasama Teheran-Moskow dalam penjualan drone yang dapat digunakan oleh tentara Rusia dalam perang di Ukraina.

Kirby menyebut upaya Rusia ke Iran untuk mendapatkan drone sebagai indikasi betapa terisolasinya kedua negara.

Dia menambahkan bahwa Iran enggan  mengutuk “agresi Rusia yang tidak dapat dibenarkan terhadap Ukraina”, dan bahwa Iran malah siap membantu Rusia dalam perang ini.

Kirby menekankan bahwa pemerintah AS akan bekerja untuk terus memastikan bahwa AS memberi Ukraina bantuan keamanan untuk mempertahankan diri dengan lebih baik.

Pertemuan puncak segi tiga di Teheran akan digelar hari ini, yaitu beberapa hari setelah kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Timur Tengah, termasuk Israel dan Arab Saudi, di mana dia bertemu dengan para pemimpin negara-negara Arab Teluk, Mesir, Yordania dan Irak. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Media AS: Punya Daya Tangkal Tinggi, Iran Tak Butuh Senjata Nuklir

Iran Launcurkan Divisi Kapal Pembawa Drone Tempur

DISKUSI: