Pertemuan G-77 dan China Diwarnai Cekcok antara Iran dan Saudi

0
100

Teheran, LiputanIslam.com –  Pertemuan Kelompok 77 dan China (G-77 dan China) di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sabtu malam (14/11/2020), sempat diwarnai cekcok mulut antara wakil Iran dan wakil Arab Saudi.

Wakil tetap Arab Saudi, Abdallah Al-Mouallimi, keberatan terhadap pencantuman masalah kesepakatan nuklir Iran dalam pernyataan akhir pertemuan kelompok tersebut. Sembari menyebutnya “kesepakatan gagal”, dia mengatakan bahwa masalah ini dimasukkan beberapa tahun lalu secara tidak benar dalam pernyataan menteri luar negeri G-77 dan China.

Menanggapi pernyataan itu, penasihat misi Iran untuk PBB, Ali Haji Lari, mengatakan, “Saya heran terhadap klaim duta besar Saudi bahwa paragraf terkait perjanjian nuklir itu dimasukkan dalam pernyataan menteri luar negeri kelompok ini adalah karena mendapat tekanan dari Iran.”

Dia menyebut klaim Saudi itu “lelucon” dan “sebentuk penghinaan” terhadap para menteri tersebut.

Ditujukan kepada delegasi Saudi, diplomat Iran itu mengatakan, “Apakah menurut Anda sekitar 140 menteri luar negeri telah membuat kesalahan dengan mencantumkan masalah ini dalam pernyataan mereka, dan hanya Saudi yang menyadari kesalahan ini?”

Dia melanjutkan, “Bukanlah Saudi yang (patut) menjelaskan realitas yang ada, dan pengalaman justru menunjukkan bahwa Saudi punya definsi lain untuk realitas.”

Haji Lari menyebutkan bahwa fakta dari sudut pandang Arab Saudi dan AS berbeda dengan fakta dalam pandangan masyarakat internasional. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran Bantah Keras Klaim Dibunuhnya Pemimpin al-Qaeda di Wilayahnya

Khatib Jumat Masjidil Haram Sampaikan Penetapan Ikhwanul Muslimin sebagai Kelompok Teroris

DISKUSI: