Pertama Kali, Pejabat AS Ungkap Ihwal Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Suriah

0
344

Washington, LiputanIslam.com –  Untuk pertama kalinya, para pejabat keamanan Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa pada bulan lalu Iran telah melancarkan serangan dengan menggunakan pesawat nirawak ke pangkalan militer Al-Tanf yang ditempati oleh pasukan AS di Suriah.

Para pejabat keamanan itu menjelaskan bahwa Iran menyerang pangkalan Al-Tanf sebagai balasan atas serangan Israel di Suriah.

Media Amerika menyebut serangan Iran itu sebagai eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menjadi sinyalemen bahaya baru, menurut Al Arabiya Net.

Secara bersamaan, Pentagon mengumumkan bahwa Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin akan menyampaikan pidato di Manama, ibu kota Bahrain, mengenai kebijakan keamanan AS di Timur Tengah.

Pentagon menambahkan, “Kebijakan keamanan kami didasarkan pada prinsip-prinsip tekad, komitmen dan kerjasama dengan mitra kami. Kami akan mempertahankan puluhan ribu tentara di pangkalan militer di Timur Tengah.”

Pentagon menyebutkan bahwa komitmen AS dengan para sekutunya melampaui pengerahan pasukan di wilayah tersebut.

“Kami bekerja untuk menjaga pasukan kami di Irak dan Suriah demi membantu memerangi ISIS,” ungkapnya.

Dia mengklaim bahwa kawasan Timur Tengah menghadapi bahaya lintas batas, termasuk drone-drone Iran dan ancaman terhadap pelayaran internasional.

Pentagon menyatakan, “Kami menerapkan prinsip pencegahan terhadap Iran, dan kerugian menunggunya jika mencari perang konvensional dengan kami.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Teheran Sepelekan Kelompok “Barat-Arab” Anti-Iran

Iran di PBB: AS dan Eropalah yang Tak Mematuhi JCPOA

DISKUSI: