Pemimpin Ansarullah Yaman Sebut Saudi dan UEA Munafik dan Menyimpang

0
49

Sanaa, LiputanIslam.com –  Pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman Abdel Malik Al-Houthi mengutuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA)  serta menyebut keduanya “membawa bendera kemunafikan” dan mengikuti “garis yang menyimpang dan menyimpangkan di tengah umat”.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh saluran TV Al-Masirah milik Ansarullah, Al-Houthi mengatakan, “Sebagian penderitaan umat ini berkaitan dengan kondisi internal di mana mereka terdera kezaliman, absensi keadilan, penyimpangan pemikiran, keterceraian beraian dan perpecahan, suatu hal yang tak wajar bagi yang orang-orang terhubung dengan umat Islam, sebab Islam membangun kehidupan yang istimewa, tinggi, dan agung.”

Terkait dengan normalisasi hubungan sebagian negara Arab dengan Rezim Zionis Israel, dia mengatakan, “Kita melihat para pemegang tampuk kekuasaan di tengah umat Islam justru berdiri di barisan kaum Yahudi yang memusuhinya, di barisan musuh Rasul  dan kesucian umat, dan ini mengindikasikan besarnya bahaya yang mengancam umat.”

Dia lantas menyebut rezim Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi sebagai “representasi garis menyimpang dan menyimpangkan di tengah umat”.

“Saudi dan UEA membawa bendera kemunafikan serta loyalitas dan kepatuhan kepada musuh umat dan membaikan peran destruktif di dalamnya,” kecam Al-Houthi.

Dia kemudian menyinggung heboh penistaan terhadap Rasulullah saw di sebagian negara Eropa dengan mengatakan, “Orang-orang yang secara kontinyu menistakan Rasul adalah mereka yang terhubung dengan Yahudi Zionis dan para pemimpin kafir AS dan Israel. Peran utama dalam permusuhan terhadap umat kita dilakukan oleh Israel dan AS, dan keduanya memiliki antek di Timur dan Barat.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Menlu UEA Tiba Di Washinghton untuk Penandatanganan Perjanjian  Damai dengan Israel

Hizbullah: Rezim Bahrain Khianati Rakyatnya dan Umat Islam

DISKUSI: