Pemerintah Suriah Resmi Umumkan Keberhasilannya Membebaskan Kota Saraqib

0
166

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pemerintah Damaskus, Kamis malam sore waktu setempat (6/2/2020), secara resmi mengumumkan bahwa Pasukan Arab Suriah (SAA) telah memasuki kota Saraqib di bagian tenggara provinsi Idlib, Suriah barat laut.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa satuan-satuan SAA telah memasuki kota strategis itu dan mulai melakukan penyisiran di dalamnya untuk menyapu ranjau dan bahan-bahan peledak lain yang ditinggalkan oleh kawanan teroris.

Sebelumnya, sumber militer Suriah juga telah mengabarkan kemajuan SAA ke Saraqib yang merupakan markas terbesar kawanan bersenjata di bagian selatan provinsi itu setelah mengepung bandara Taftanaz dari tiga arah dan melakukan serangan pada satu arah yang tersisa.

Baca: Menang Lagi, Tentara Suriah Memasuki dan Menyisir Kota Saraqib

SAA merebut kota Saragib dari tangan kawanan teroris dan pemberontak setelah satu minggu sebelumnya berhasil membebaskan kota Maarat al-Nouman.

SAA juga memasuki distrik Ifas di utara Saraqib serta desa-desa al-Zahabiyah, Jadidah, Talafah, dan Jalabus setelah sehari sebelumnya berhasil mencetak kemajuan besar di poros Abu Duhur hingga distrik Tal Tuqan serta menggempur jalur antarnegara Aleppo-Saraqib.

Sementara itu, jubir kepresidenan Turki Ibrahim Kalin dalam jumpa pers di Ankara, Kamis, mengatakan ada kemungkinan diselenggarakannya pertemuan terkait dengan Perjanjian Astana pada Maret mendatang.

Dia menjelaskan bahwa Turki akan melanjutkan upayanya melalui lembaga-lembaga penyalur bantuan kemanusiaan untuk mencegah mengalirnya pengungsi dari provinsi Idlib ke wilayah Turki.

Baca: Tahanan Jabhat Al-Nusra di Aleppo Akui Mereka Didukung oleh Turki dan Arab Saudi

Kalin menepis anggapan adanya perubahan lokasi-lokasi yang tercakup dalam zona de-eskalasi yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Astana dan Perjanjian Sochi mengenai Suriah.

Pada Mei 2017 Turki, Rusia, dan Iran mengumumkan keberhasilan mereka mencapai perjanjian zona de-eskalasi di Idlib dalam serangkaian pertemuan mengenai Suriah di Astana, ibu kota Kazakhstan. (mm/railayoum)

DISKUSI: