Menang Lagi, Tentara Suriah Memasuki dan Menyisir Kota Saraqib

0
274

Beirut, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) terus mencetak kemenangan dalam pertempuran di Provinsi Idlib. Kali ini, pasukan pemerintah Suriah itu memasuki kota Saraqib di bagian barat laut Suriah, Rabu (5/2/2020), meskipun sebelumnya dilaporkan terdapat upaya pencegatan gerak maju mereka oleh tentara Turki.

Saraqib merupakan satu strategis karena merupakan titik temu dua jalur antarnegara yang juga menghubungkan sejumlah provinsi Suriah satu sama lain.

Rami Abdulrahman Direktur Eksekutif Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), LSM yang terafiliasi dengan kubu oposisi, kepada AFP mengatakan, “Pasukan rezim (Suriah) telah memasuki kota itu dan mulai melakukan penyisiran di lingkungan-lungkungan di dalamnya setelah ratusan kombatan Hay’at Tahrir al-Sham  dan berbagai kelompok yang bersekutu dengannya mundur.”

Hay’at Tahrir al-Sham adalah kelompok ekstremis yang semula bernama Jabhat al-Nusra yang di ketahui terafiliasi dengan jaringan teroris Al-Qaeda. Jabhat al-Nusra berganti nama menjadi Hay’at Tahrir al-Sham sebagai bentuk kamuflase agar tidak diperlakukan sebagai kelompok teroris oleh khalayak internasional dalam perangnya terhadap SAA.

SAA berhasil membebaskan Saraqib dari pendudukan kelompok-kelompok teroris dan pemberontak sepekan setelah keberhasilannya membebaskan kota Maarat al-Nouman, kota kedua terbesar di Provinsi Idlib.

Sebelum memasuki Saraqib, SAA telah mengepung kota ini dari tiga arah dan bergerak maju menuju titik simpul jalur M4 dan M5 yang merupakan jalur antarnegara tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia belum lama ini menyatakan bahwa sekelompok tentara Turki bergerak di  Idlib pada Senin malam (3/2/2020) tanpa memberitahu Rusia sehingga kemudian berada di kawasan yang digempur oleh tentara Suriah yang menarget kawanan teroris di kota Saraqib di sisi selatan Idlib.

Baca: Tahanan Jabhat Al-Nusra di Aleppo Akui Mereka Didukung oleh Turki dan Arab Saudi

Tentara Suriah lantas terlibat kontak senjata dengan tentara Turki di provinsi Idlib hingga dilaporkan jatuh korban dari kedua belah pihak, manakala tentara Suriah yang didukung Rusia terus menggelar operasi militer untuk membebaskan berbagai daerah dari pendudukan kawanan teroris dan pemberontak.

Baca: Militer Suriah: Kawanan Bersenjata Lebih Baik Menyerah Daripada Mengandalkan Turki

Eskalasi itu terjadi beberapa jam setelah konvoi militer Turki yang terdiri atas sedikitnya 240 kendaraan masuk ke wilayah barat laut Suriah, yang sebagian besar ditempatkan di dekat Saraqib. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI: