Tahanan Jabhat Al-Nusra di Aleppo Akui Mereka Didukung oleh Turki dan Arab Saudi

0
198

Anggota kelompok teroris Jabhat Al-Nusra yang berhasil ditangkap pasukan pemerintah Suriah. Sumber: Al-Alam

Aleppo,LiputanIslam.com—Tentara pemerintah Suriah telah berhasil menangkap sekelompok orang bersenjata, anggota kelompok teroris Jabhat Al-Nusra di Aleppo. Situs berita Sham Times, seperti dikutip Al-Alam pada Rabu (5/2) melaporkan hasil introgasi tentara Suriah dengan salah seorang tahanan bernama Mahmoud Al-Najm.

Saat diintrogasi, Mahmoud mengatakan, “Saya sempat ditahan oleh polisi Turki dan diancam akan membunuh atau menangkap keluarga saya, jika saya tidak mau bertempur bersama kelompok Jabhat Al-Nusra. Mereka memberi saya gaji 100 dolar AS.”

Dia mengungkap, bahwa saat ini orang-orang Turki telah mengirim para kerabat mereka ke kamp pengungsi dan mengatakan, “ Selama saya bekerja untuk Jabhat al-Nusra, keluarga itu akan tetap aman.” Tak hanya itu, tahanan ini juga menyebutkan bahwa kelompok teroris Jabhat Al-Nusra mendapat dukungan dari Turki dan Arab Saudi.

Baca: Militer Suriah: Kawanan Bersenjata Lebih Baik Menyerah Darioada Mengandalkan Turki

Sementara itu, tahanan lainnya, bernama Hussein Abdel Aziz, mengakui bahwa dirinya bekerja untuk Jabhat Al-Nusra karena masalah ekonomi.

“Keluarga saya tidak punya cukup uang untuk makan. Kelompok-kelompok bersenjata ini merekrut dan membayar Anda. Anda cukup mendaftar dan kemudian berperang untuk berbagai kelompok seperti Ahrar Al-Sham, Nour Al-Din Al-Zanki.” Jelasnya. “Semua kelompok ini adalah bagian dari Jabhat Al-Nusra,” tambahnya.

Setelah berhasil membebaskan kota Ma’rat Al-Nu’man pada 28 Januari lalu, tentara Suriah berhasil mendekat markas Jabhat Al-Nusra di Kota Saraqib dari tiga arah, selatan, timur, dan barat. (fd/Al-Alam)

DISKUSI: