Peluncuran Satelit Militer Iran Tak Terdeteksi Intelijen Asing

0
1167

Teheran, LiputanIslam.com –  Berbeda dengan peluncuran-peluncuran satelit Iran sebelumnya, peluncuran satelit militer “Nour 1” oleh pasukan elit negara ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pada pekan lalu dilakukan tanpa pengumuman sebelumnya dan tak terdeteksi pula oleh badan intelijen asing.

“Peluncuran (satelit) ini mengirimkan pesan ini bahwa IRGC mampu menjaga kerahasiaan program itu hingga setelah peluncurannya sukses. Dengan pencapaian ini, Iran pada dasarnya telah menaikkan persamaan geopolitik ke tingkat yang baru,” ungkap sumber anonim keamanan dan politik di Teheran, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (28/4/2020).

“Sementara para pejabat Barat dan media berusaha menekankan aspek militer satelit ini, ada baiknya menunjukkan bahwa teknologi ruang angkasa ini di bangun di atas ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika dan kimia. Dengan mempertimbangkan aplikasi multi-disiplinernya, pencapaian ini bisa saja memajukan industri sipil lainnya, termasuk pertanian, otomotif dan telekomunikasi.”

Baca: Zarif Tegaskan AS dan Eropa Tak Bisa Dikte Iran Soal Program Rudal

Komandan Divisi Dirgantara IRGC, Ali Jafarabadi, mengatakan kepada media pemerintah bahwa peluncuran satelit itu merupakan bagian dari “mega-proyek”.

“Satelit yang lebih besar akan dikerahkan pada orbit yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dia juga memperkirakan Iran akan meluncurkan satelit Nour2 dalam waktu dekat.

Al Jaeera menyebutkan bahwa IRGC pekan lalu telah “mengejutkan dunia” dengan keberhasilannya mengorbitkan satelit militer pertamanya yang dinamai “Nour 1” (Cahaya 1).

Baca: Iran Berencana Orbitkan Satelit Militer Kedua dan Lain-Lain Yang Lebih Besar

Satelit itu diluncurkan dengan roket pembawa satelit “Qassed” (Kurir) yang tak dikenal sebelumnya di sebuah pangkalan militer di provinsi Semnan, sebelah timur ibukota, Teheran. (mm/aljazeera)

DISKUSI: