Peledakan di Quds, Tokoh Hamas: Al-Aqsa Simbol Pertempuran di Masa Mendatang

0
109

Gaza, LiputanIslam.com   Anggota Biro Politik Hamas, Mahmoud al-Zahar, menyatakan bahwa operasi heroik  orang Palestina terhadap pemukim Zionis di kota pendudukan Quds (Yerussalem) tidak akan berhenti di situ, melainkan akan memiliki beragam bentuk kelanjutan.

Seperti diketahui, satu orang tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam dua ledakan terpisah yang mengguncang kota Quds (Yerusalem), Rabu (23/11), dan polisi Israel menyebutnya sebagai serangan Palestina.

Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah seorang remaja Palestina berusia 16 tahun dibunuh oleh pasukan Israel di kota Nablus, Tepi Barat.

Dalam wawancaranya dengan TV Al-Aqsa, Kamis (24/11), Mahmoud al-Zahar mengatakan, “Jika perlawanan berlanjut di Tepi Barat, pendudukan Zionis (Israel) akan terenyahkan dari tanah kami.”

Dia menambahkan , “Apa yang terjadi di Tepi Barat adalah reproduksi dari apa yang terjadi di Gaza sebelum penarikan pasukan pendudukan.”

Al-Zahar menekankan bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan simbol pertempuran berikutnya, dan bahwa semakin besar perlawanan di Tepi Barat, semakin kuat entitas Zionis merasakan kemusnahannya.”

Dia menilai serangan terhadap para pemukim Zionis di Tepi Barat sangat berpengaruh pada pemerintahan Zionsi, sementara aksi-aksi penangkapan yang dilakukan oleh pasukan Zionis terhadap para pejuang resistensi Palestina tak akan pernah berpengaruh pada dinamika resistensi.

Al-Zahar mengingatkan bahwa Quds merupakan isu sentral bagi dunia Arab dan Islam. Dia juga memastikan bahwa gerakan resistensi anti-Israel di Tepi Barat akan terus meningkat. (mm/alalam)

Baca juga:

Tentara Israel Dipusingkan Ledakan di Quds dan Penculikan Jasad di Jenin

Dua Ledakan di Quds Tewaskan 1 Orang Israel, Para Pejuang di Gaza Siap Berperang

DISKUSI: