Pejabat PBB akan Minta AS Batalkan Terorisasi Ansarullah Yaman

0
169

NewYork, LiputanIslam.com –   Direktur Jenderal Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan Mark Lowcock menyatakan bahwa penunjukan Amerika Serikat (AS)  atas gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman sebagai organisasi teroris kemungkinan besar akan menyebabkan kelaparan dalam jangka yang sangat lama.

Karena itu dia menyerukan agar keputusan itu dibatalkan dengan menyebutkan bahwa biaya makanan kemungkinan akan naik sebanyak 400% sehingga jauh di luar jangkauan banyak lembaga bantuan.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Ahad lalu menunjuk Ansarullah sebagai organisasi teroris asing . Hal ini mengundang protes di kalangan LSM karena dapat menghalangi misi mereka mengirim bahan pangan dan bantuan lain ke Yaman.

Dalam pidato di PBB yang dijadwal pada hari Kamis (14/1), Lowcock memprediksi terjadinya bencana dan mengatakan bahwa penduduk Yaman mulai menimbun bahan pangan akibat tingginya risiko.

“Orang Yaman berbondong-bondong ke pasar dan toko untuk menimbun apa pun yang mereka mampu. Keluarga-keluarga khawatir tidak ada lagi makanan atau persediaan lain yang bisa masuk ke negara itu,” ungkapnya.

Lowcock menyatakan bahwa Yaman mengimpor 90% pangannya, yang hampir semuanya melalui saluran komersial, dan bahwa lembaga bantuan memberi voucher atau uang tunai kepada orang-orang Yaman untuk membeli makanan yang diimpor secara komersial di pasar.

“Lembaga bantuan tidak bisa – mereka tidak bisa – menggantikan sistem impor komersial… Perusahaan Yaman yang membawa sebagian besar bahan pangan menggunakan kata-kata seperti ‘bencana’, ‘malapetaka’, dan ‘tak terbayangkan’ ketika mereka menjelaskan kepada kami bahwa apa yang mereka takuti akan datang,” lanjut Lowcock.

Dia menjelaskan, “Selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan ini telah berpindah gunung untuk mempertahankan rantai pasokan global mereka yang sangat menghindari risiko – termasuk pemasok, bank, asuransi, dan jalur pelayaran. Beberapa pemasok, bank, pengirim dan perusahaan asuransi menelepon mitra Yaman mereka dan mengatakan bahwa mereka sekarang berencana untuk meninggalkan Yaman sama sekali. Mereka mengatakan risikonya terlalu tinggi. Mereka takut secara tidak sengaja atau sebaliknya terjebak dalam tindakan regulasi AS yang akan membuat mereka gulung tikar atau masuk penjara.”

Dewan Tinggi Politik Yaman dari kubu Ansarullah Rabu lalu menolak dan mengutuk sepak terjang AS anti Yaman tersebut, dan menilainya sebagai bukti kebangkrutan pemerintahan Trump menjelang nafas terakhirnya. (mm/guardian/raialyoum)

Baca juga:

Ansharullah: Griffiths adalah ‘Tukang Pos’ antara Riyadh dan Abu Dhabi

UE Sebut Terorisasi Ansarullah Persulitkan Upaya Perdamaian di Yaman

 

DISKUSI: