Ansharullah: Griffiths adalah ‘Tukang Pos’ antara Riyadh dan Abu Dhabi

0
74

Sanaa,LiputanIslam.com-Ketua Delegasi Negosiasi Yaman, Muhammad Abdussalam mengkritik kinerja Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths. Ia menilai, Griffiths sudah melenceng dari jalur pelaksanan misi internasionalnya di Yaman.

“Utusan PBB dengan kinerja buruknya, juga tujuan-tujuan yang diincarnya, telah menyimpang dari pelaksanaan misi internasionalnya terkait Yaman. Dia sudah berubah menjadi ‘tukang pos’ antara para pejabat Saudi dan UEA untuk mendamaikan para antek mereka,”cuit Abdussalam.

Sementara itu, menanggapi rencana AS untuk mencantumkan Ansharullah dalam daftar terorisme, anggota Kantor Politik Ansharullah, Hazam al-Asad menegaskan, tindakan AS ini justru akan membuat rakyat Yaman lebih bertekad untuk melawan agresor.

“Jika AS merilis resolusi atas Ansharullah, krisis kemanusiaan di Yaman akan semakin bertambah,”kata al-Asad kepada al-Alam.

Menurutnya, AS dengan tindakan ini berusaha membuat Rezim Saudi senang.

AS sendiri telah menolak permintaan PBB untuk menghapus Ansharullah dari “Daftar Terorisme” dan mencabut sanksi atas kelompok Yaman tersebut.

Para pejabat senior PBB meminta Washington untuk merevisi keputusannya yang menyebut Ansharullah sebagai kelompok teroris.

Wakil Utusan AS di PBB, Richard Miles mengaku bahwa Washington telah mendengar peringatan-peringatan soal dampak kemanusiaan dicantumkannya Ansharullah dalam daftar kelompok teroris. Ia mengklaim bahwa AS akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu Yaman dan meminimalisir dampak-dampak yang tak diinginkan.

“Namun kami percaya bahwa jika kita menghendaki kemajuan dalam proses politik, tindakan ini adalah langkah tepat menuju ke depan dan keputusan yang benar untuk mengirim pesan,” ujarnya. (af/alalam)

Baca Juga:

UE Sebut Terorisasi Ansarullah Persulitkan Upaya Perdamaian di Yaman

Hizbullah: Terorisasi Ansarullah Yaman adalah Hukuman Bagi Pihak Yang Melawan Dominasi AS

DISKUSI: