Pejabat Iran Sebut Yang Berkhianat Hanya Abu Dhabi, Bukan Bagian Lain UEA

0
88

Teheran, LiputanIslam.com –  Asisten khusus ketua parlemen Iran urusan internasional Hossein Amir Abdollahian kembali angkatan bicara mengenai normalisasi hubungan Uni Emirat Arab (UEA)-Israel dengan menyatakan bahwa pengkhianatan terhadap Palestina itu dilakukan oleh Emirat Abu Dhabi saja.

“Normalisasi hubungan UEA dengan para Zionis (Israel) berkaitan semata dengan pengkhianatan Emirat Abu Dhabi, bukan emirat-emirat lainnya,” cuitnya di Twitter, Kamis (1/10/2020).

Mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran ini juga menyinggung kunjungan Direktur Badan Intelijen Israel (MOSSAD) Yossi Cohen ke Manama, ibu kota Bahrain.

“Dalam kunjungan direktur MOSSAD ke Manama, keluarga Al-Khalifa Bahrain dan keluarga Salman Saudi telah menjadi hanya sebagai boneka mainan Washington dan London,” tulisnya.

Dia juga menyebutkan, “Israel dewasa ini sedang merancang rencana disintegrasi Saudi.”

Kantor berita Bahrain, BNA, Kamis, melaporkan bahwa Cohen mengadakan pembicaraan di Bahrain dengan dua pejabat senior keamanan dan intelijen Bahrain  setelah kedua negara sepakat untuk menormalisasi hubungan.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 15 September lalu meneken dua perjanjian normalisasi hubungan, masing-masing bersama Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al-Nahyan dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al-Zayani di Gedung Putih, Amerika Serikat (AS).

Dengan demikian, UEA dan Bahrain masing-masing menjadi negara ketiga dan keempat yang meneken perjanjian damai dengan Israel setelah Mesir pada tahun 1979 dan Yordania pada tahun 1994. Sebagaimana Israel, dua negara Arab Teluk Persia itu memusuhi Iran yang juga sangat dimusuhi oleh AS. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

Iran akan Perlakukan Negara-Negara Arab Penormalisasi Hubungan dengan Israel sebagai Musuh

Qatar: 4 Negara Arab Berencana Menyerang Kami

DISKUSI: