Pasukan Zionis Bunuh Dua Orang Palestina di Jenin

0
92

Jenin, LiputanIslam.com   Tentara Zionis Israel telah membunuh dua warga Palestina dalam serangan di kamp pengungsi Jenin Tepi Barat setelah bentrokan sengit meletus.

Pejabat Palestina, ketika mengumumkan hal itu, Kamis (1/12), menyebutkan bahwa jumlah warga Palestina yang gugur dalam 72 jam terakhir menjadi delapan orang.

Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan bahwa dua korban yang gugur pada hari Kamis adalah Naeem Jamal al-Zubaidi, 27 tahun, dan Mohammed Ayman al-Saadi, 26 tahun. Seorang pria Palestina lain juga terluka.

Brigade al-Quds dari Batalion Jenin menyatakan bahwa dua pria yang gugur adalah dua pemimpinnya.

Militer Israel mengatakan pasukannya diserang, dan kemudian membalas tembakan dalam serbuan ke daerah Jenin untuk menangkap tersangka militan.

Fatah dan berbagai faksi Palestina lainnya menyerukan aksi mogok di Jenin pada hari Kamis sebagai protes atas pembunuhan tersebut.

Dalam insiden terpisah pada Rabu, pasukan Israel menembak mati seorang warga Palestina dalam serangan di Yabad, dekat Jenin, kata para pejabat medis dan militer.

WAFA menyebut pemuda 25 tahun itu bernama Mohammed Tawfiq Badarneh.

Militer Israel mengaku mendatangi Yabad untuk menangkap Abd Al-Ghani Harzallah, yang “dicurigai melakukan kegiatan teror”, dan mereka melepaskan tembakan setelah “tersangka bersenjata menembaki tentara dan bahan peledak dilemparkan ke daerah itu”.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, jumlah korban gugur pada minggu ini meningkatkan total jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh Israel tahun ini menjadi 210 orang.

Faksi Jihad Islam menegaskan, “Darah suci itu akan semakin memperkuat front perlawanan, akan memberikan pukulan yang menyengat bagi musuh. .. Pasukan resistensi akan membuat musuh membayar mahal. Batalyon Jenin akan terus menjalankan tugas sucinya terkait pertahanan tanah dan kesucian Palestina.”

Senada dengan ini, tokoh Hamas Ismail Radwan mengatakan, “Darah para martir terbaru tidak akan sia-sia, dan akan memperkuat kampanye perlawanan melawan rezim pendudukan.”

Dia menambahkan, “Kubu resistensi akan mencari cara yang tepat untuk menanggapi kejahatan tersebut, dan tidak akan membiarkan musuh melanjutkan kejahatannya terhadap tempat-tempat suci.”

Radwan juga menyerukan peningkatan konfrontasi melawan rezim pendudukan Zionis.

Israel rutin menyerbu kawasan Tepi Barat yang diduduki secara ilegal sejak 1967, namun frekuensinya pada tahun ini meningkat dengan tujuan mengatasi eskalasi resistensi faksi-faksi bersenjata Palestina, khususnya di Jenin dan Nablus.

Sebanyak 31 orang di Israel dan Tepi Barat juga tewas diserang para pejuang Palestina tahun ini, menurut pihak militer Israel. (mm/aljazeera/presstv)

Baca juga:

Al-Azhar Mesir Serukan Dukungan Dunia kepada Palestina

Israel Tingkatkan Kekerasan, Sejumlah Orang Palestina Gugur di Tepi Barat

DISKUSI: