Pasukan Yaman Gempur Pangkalan Militer Saudi dengan Rudal Balistik, Puluhan Tewas dan Luka

0
293

Sanaa, LiputanIslam.com –   Tentara Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah mengumumkan pihaknya telah meneggempur pangkalan militer Arab Saudi dengan lima rudal balistik hingga menewaskan dan melukai puluhan tentara Saudi.

Juru bicara tentara Yaman Brigjen Yahya Saree dalam sebuah pernyataannya pada Kamis malam (21/10) menyebutkan, “Pasukan rdual kami berhasil melancarkan sebuah operasi berkualitas yang menyasar sebuah kamp militer pasukan yang bertugas di Jizan, Saudi, dengan lima rudal balistik pada hari Rabu.”

Dia menambahkan, “Operasi ini menyasar sebuah markas komando, gudang-gudang senjata dan hanggar-hanggar helikopter Apache, dan tepat mengena target.”

Yahya Saree lantas menyatakan bahwa operasi militer ini menyebabkan “tewas dan lukanya lebih dari 35 tentara Saudi, termasuk para perwira dan pilot Apache, menurut informasi intelijen”.

Yahya Saree juga menegaskan bahwa serangan tersebut dilancarkan dalam rangka membalas “kejahatan para agresor (pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi) serta serangan udara mereka yang berkelanjutan dan blokade mereka yang zalim terhadap negara kami”.

Sejak sekira tujuh tahun silam Yaman dilanda perang yang telah menyebabkan lebih dari 233,000 orang tewas, dan 80% penduduknya yang berjumlah sekira 30 juta orang bergantung pada bantuan di tengah kondisi kemanusiaan yang terburuk di dunia, menurut laporan PBB.

Perang itu berkobar antara kubu gerakan Ansarullah (Houthi) dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan.

Nyatanya, Ansarullah dan tentara Yaman semakin tangguh serta gencar melesatkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan udara Saudi dan sekutunya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Aktivis Saudi: Belasan Tentara Saudi, Termasuk 6 Perwira, Tewas Diserang Pasukan Yaman di Jizan

Sanaa Sebut Kendala Besar Solusi Politik untuk Konflik Yaman

DISKUSI: