Sanaa Sebut Kendala Besar Solusi Politik untuk Konflik Yaman

0
464

Sanaa,LiputanIslam.com-Perang di Yaman telah memasuki tahun ke-7. Sebagian upaya untuk mengakhiri perang ini masih belum membuahkan hasil hingga kini.

Terkait hal ini, Wamenlu Yaman, Husain al-Azzi di laman Twitter-nya menulis,”Campur tangan asing adalah kendala besar bagi solusi politik antar-Yaman. Menurut saya, ketidakpedulian internasional terhadap masalah ini adalah salah satu faktor terpenting berkepanjangannya perang ini. Sebelum elemen non-Yaman disingkirkan, saya berpendapat mustahil akan tercipta kesempatan untuk solusi politik antar-Yaman.”

Anggota Dewan Keamanan PBB pada Kamis hari ini merilis statemen yang menguntungkan Koalisi Agresor Saudi. Dalam statemennya, Dewan Keamanan menuntut diberlakukannya gencatan senjata di seluruh Yaman sesuai Resolusi 2565 dan penghentian pergerakan Tentara Yaman menuju kota Ma’rib.

Pada 26 Maret 2015 pagi, jet-jet Koalisi Saudi mulai membombardir Sanaa dan sejumlah kawasan lain di Yaman. Koalisi Saudi menamakan operasi tersebut dengan “Badai Ketegasan.” Di saat bersamaan, blokade Yaman dari laut, darat, dan udara pun dimulai.

Sejak dimulainya agresi ke Yaman hingga Januari 2021, 6.190 wanita dan anak Yaman telah kehilangan nyawa, sementara 6.898 lainnya terluka. Selain itu, berdasarkan rata-rata seribu kelahiran di Yaman, 27 bayi terlahir dalam keadaan mati. (af/alalam)

 

Baca Juga:

Aktivis Saudi: Belasan Tentara Saudi, Termasuk 6 Perwira, Tewas Diserang Pasukan Yaman di Jizan

[Video:] Perayaan Maulid Terbesar di Dunia, Lautan Manusia Banjiri Lokasi-Lokasi Rapat Akbar di Yaman

DISKUSI: