Pasukan Relawan Irak Pastikan AS Berada di Balik Serangan Besar ISIS

0
150

Baghdad, LiputanIslam.com – Pasukan relawan Irak Hashd al-Shaabi menyatakan bahwa serangan sengit kelompok teroris ISIS pada Sabtu lalu terhadap Hashd al-Shaabi tidaklah lepas dari dukungan Amerika Serikat (AS).

“Sebagian besar kelompok teroris memasuki Irak dari Suriah dengan bantuan AS. Ketika kita berbicara tentang ISIS di Irak, sebenarnya, yang kita maksud adalah kelompok-kelompok teroris yang didukung oleh negara-negara dunia tertentu, ” ungkap Kepala Pusat Informasi Hashd al-Shaabi Muhannad al-Iqabi dalam wawancara dengan TV al-Mayadeen, Ahad (3/5/2020).

Dia menyebutkan bahwa ISIS melancarkan serangan teror yang berlangsung selama beberapa jam dari empat front di provinsi Salahuddin dan menggunakan sejumlah peralatan militer baru.

Al-Iqabi mengatakan bahwa serangan itu antara lain dilakukan dengan menggunakan perahu, dan kawanan teroris kemudian mendapat reaksi dan balasan mematikan dari pasukan keamanan Irak.

Hashd al-Shaabi mengumumkan bahwa  sedikitnya 10 anggotanya terbunuh dalam serangan ISIS di distrik Mekeeshfa dan Balad, Provinsi Salahuddin, tersebut, dan peristiwa memicu kontak senjata antara ISIS dan Hashd al-Shaabi di beberapa front.

Hashd al-Shaabi memastikan para pejuangnya sudah dapat mengendalikan kendali situasi, dan pemerintah Irak juga telah mengirim bala bantuan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan susulan.

Sementara itu, Gerakan Hizbullah al-Nujaba yang merupakan salah satu elemen Hashd al-Shaabi memperingatkan adanya upaya makar baru AS dengan mengirim para komandan senior ISIS dan teroris lainnya ke Irak.

“Washington bersikukuh mengimplementasikan makar untuk mengembalikan teroris ke Irak dengan mengirim sejumlah besar komandan ISIS dan militan dari Eufrat Timur dan bagian lain Suriah,” ungkap al-Nujaba dalam sebuah pernyataannya, Ahad.

Ditujukan kepada AS, al-Nujaba  menambahkan,”Kami menegaskan bahwa Kubu Resistensi Islam Irak sedang mengawasi semua plot destruktif Anda, demi mencegah bahaya yang mengancam provinsi Irak.”

Baca: Teroris ISIS Lancarkan Serangan Sengit, Beberapa Pasukan Relawan Irak Terbunuh

Plot AS dan Saudi

Seorang pejabat senior Organisasi Badr yang berpengaruh di Irak, Mohammad Mahdi al-Bayati,  memperingatkan bahwa Washington dan Riyadh menggalang plot baru untuk membangkitkan kembali kelompok teroris ISIS di Irak.

“Dukungan AS dan Saudi kepada ISIS sekarang mirip dengan dukungan mereka kepada kawanan  teroris itu pada tahun 2014, dan ada banyak kekhawatiran tentang kembalinya ISIS dan serangan teroris mereka di Salahuddin, Kirkuk dan al-Anbar,” ungkap al-Bayati kepada portal berita al-Ma’aloumeh, Ahad (3/5/2020).

Baca: Legislator Irak: al-Hashd al-Shaabi adalah Benteng untuk Membendung Serangan ISIS

Al-Bayati mengatakan bahwa serangan ISIS  terhadap pasukan relawan Irak Hashd al-Shaabi di provinsi Salahuddin dan pasukan keamanan pada Sabtu lalu merupakan bagian dari rencana AS dan Saudi untuk mengaktifkan kembali kawanan teroris tersebut di Irak. (mm/fna)

DISKUSI: