Pasukan Israel Tembak Mobil Hingga Terbakar, Satu Pemuda Palestina Gugur Mengenaskan

0
163

Jenin, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber Palestina mengumumkan satu warga Palestina gugur setelah tentara Israel menembaki dan membakar mobilnya di Tepi Barat, Selasa (21/12).

Kantor Berita resmi Palestina melaporkan bahwa tentara Israel menembakkan peluru tajam ke mobil yang dikendarai pemuda Palestina di dekat distrik Yabad, barat daya Jenin, hingga mobil itu terbakar bersama pemuda itu.

Sebuah video memperlihatkan api membubung dari mobil Palestina di depan kendaraan militer Israel di dekat pos pemeriksaan militer.

Media Israel melaporkan bahwa tim pemadam kebakaran Israel mengeluarkan mayat dari mobil yang digunakan untuk aksi penabrakan di sebuah pos pemeriksaan militer yang menyebabkan dua tentara Israel mengalami luka ringan.

Saluran 12 Israel melaporkan bahwa tentara menembaki sebuah mobil Palestina dan mengklaim bahwa pengemudinya mencoba melakukan aksi penabrakan di dekat pos pemeriksaan Dotan di barat Jenin, yang menyebabkan mobil itu terbakar dan pengemudinya sulit dikeluarkan dari dalamnya.

Media Israel melaporkan kematian warga Palestina yang mengemudikan mobil tersebut, namun Kementerian Kesehatan Palestina tidak mengonfirmasi kabar tersebut.

Lembaha Siaran Israel, Kan, Senin lalu menyebutkan bahwa tentara Israel menginstruksikan kepada tentaranya untuk melonggarkanaturan penembakan terhadap warga Palestina yang melempar batu di Tepi Barat.

Menurut Kan, tentara Israel diizinkan menembaki orang-orang Palestina yang melempar batu dan bom molotov, bahkan setelah mereka berhenti melempar batu, dan ketika mereka mundur dari lokasi.

Instruksi baru itu dikeluarkan dalam beberapa minggu terakhir dan diedarkan dalam dokumen tertulis kepada tentara di Tepi Barat. Instruksi itu menetapkan bahwa “penembakan harus dilakukan di zona pertempuran.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Lakukan Uji Coba Rudal, Pejuang Palestina Tegaskan Keseriusan Ancamannya kepada Israel

Tahanan Palestina Tikam Sipir Israel, Hamas Angkat Suara

DISKUSI: