Pasukan Israel Bunuh Satu Remaja Palestina dan Lukai Tiga Lainnya

0
170

Quds, LiputanIslam.com    Pasukan Zionis Israel menembak mati seorang remaja Palestina dan melukai tiga lainnya dalam serangan semalam di kamp pengungsi Jenin di bagian utara Tepi Barat utara, sementara empat orang Zionis terluka dalam bentrokan dengan warga Palestina.

Kantor berita resmi Palestina Wafa, Jumat (21/10), mengutip keterangan sumber-sumber lokal bahwa remaja bernama Salah Briki, 19 tahun, terluka parah ketika kendaraan militer Israel menyerbu kamp Jenin pada dini hari Jumat, dan bentrokan meletus antara pasukan Israel dan para pejuang Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina kemudian mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa Briki meninggal karena luka yang dideritanya di leher.

Pasukan Israel dilaporkan mendobrak sejumlah rumah di kamp tersebut, dan menangkap seorang pemuda bernama Baraa Kifah Alawneh.

Perkembangan itu terjadi manakala seorang remaja Palestina bernama Mohammad Fadi Nouri, 16 tahun, gugur pada hari Kamis karena luka yang dideritanya sejak satu bulan lalu akibat tembakan tentara Israel di Tepi Barat.

Orang-orang Palestina di wilayah pendudukan Quds Timur dan Tepi Barat pada hari Kamis melancarkan aksi mogok umum dan menyerukan konfrontasi dengan pasukan Israel, menyusul gugurnya pemuda Uday Tamimi, 22 tahun, dalam kontak senjata dengan orang Israel pada malam sebelumnya.

Rezim Zionis Israel menyatakan bahwa Al-Tamimi adalah pelaku penembakan pada 8 Oktober di pos pemeriksaan utama ke kamp pengungsi Shuafat di al-Quds Timur, yang telah menyebabkan satu tentara Israel tewas dan satu lainnya terluka.

Pasukan Israel belakangan ini melancarkan serangan dan pembunuhan pada malam hari di utaraTepi Barat, terutama Jenin dan Nablus, di mana kelompok baru pejuang perlawanan Palestina telah dibentuk dengan nama Arin Al-Usud (Sarang Singa).

Pusat Informasi Palestina Maaty menyatakan pihaknya pada hari Jumat telah memantau 74 aksi perlawanan di Tepi Barat dan Quds selama 24 jam terakhir, terutama delapan penembakan dan konfrontasi pemukim Zionis, di mana empat pemukim terluka.

Konfrontasi orang Palestina dengan pasukan pendudukan berlanjut di lingkungan Quds dan sekitarnya, di mana pemuda Palestina melemparkan batu dan bom molotov ke pasukan pendudukan, menghadapi para pemukim, dan melukai seorang pemukim di dekat permukiman Atarot.

Para pejuang Palestina melepaskan tembakan ke pos pemeriksaan Al-Jalama dan menyerang pos pemeriksaan Salem dan Dotan dengan bahan peledak, serta terjadi bentrok dengan pasukan pendudukan dalam insiden serbuan pasukan Zionis ke Jenin.

Dua pemukim Zionis terluka oleh batu yang dilemparkan ke kendaraan pemukim di dekat pemukiman Karnei Shomron di Qalqilya, dan pemukim lain terluka di dekat kota Husan di Betlehem.

Sejak awal tahun ini, setidaknya 175 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel, termasuk 51 warga Palestina selama serangan tiga hari Israel di Gaza pada Agustus, menurut kementerian kesehatan Palestina. (mm/presstv/raialyoum)

Baca juga:

Wasiat al-Tamimi Serukan Perlawanan Bersenjata kepada Israel

Hizbullah: Aksi Heroik Syahid Uday Al-Tamimi Bukti Teguhnya Tekad Bangsa Palestina

 

DISKUSI: