Wasiat al-Tamimi Serukan Perlawanan Bersenjata kepada Israel

0
203

TepiBarat,LiputanIslam.com-Melalui surat wasiat bertanggal 11 Oktober, Uday al-Tamimi mengutarakan harapannya agar para pemuda Palestina mengangkat senjata untuk melawan para penjajah.

Pelaku operasi di kamp pengungsi Shufaat di Quds tersebut menulis, ”Saya Uday al-Tamimi dari kamp pengungsi Syuhada Shufaat sedang menjadi buronan. Operasi yang saya lakukan di Shufaat hanyalah setetes dari lautan perlawanan.”

“Saya tahu akan gugur cepat atau lambat. Saya tahu bahwa satu operasi ini tidak bisa memerdekakan Palestina. Namun saya tetap melakukannya. Tujuan saya adalah agar operasi ini mendorong ratusan pemuda untuk mengangkat senapan sepeninggal saya,” tulis al-Tamimi.

Al-Tamimi adalah anggota faksi pejuang Arin al-Usud (Sarang Singa) di Tepi Barat. Dia melakukan operasi penembakan di pos pemeriksaan Israel di pintu masuk kamp pengungsi Shufaat pada 11 hari lalu. Al-Tamimi berhasil membunuh seorang serdadu Israel dan melukai 2 lainnya.

Setelah operasi ini, Rezim Zionis mengerahkan segala upaya intelijen dan militernya untuk menangkap al-Tamimi. Namun upaya mereka sia-sia.

Pada Rabu malam lalu, al-Tamimi melancarkan operasi lain di dekat permukiman Maale Adumim di sekitar Nablus, Tepi Barat. Ia melukai seorang pemukim dan melawan Tentara Israel hingga napas terakhirnya.

Al-Alam melaporkan bahwa setelah gugurnya al-Tamimi, Tepi Barat menjadi saksi belasungkawa massal. Tepi Barat dilaporkan melangkah menuju sebuah intifada baru. Namun intifada kali ini berbeda dan memiliki bentuk baru dibanding sebelumnya.

“Cara gugurnya Uday al-Tamimi berperan penting dalam menarik masyarakat untuk berunjuk rasa pada hari ini (Kamis),”lapor jurnalis al-Alam.

Al-Alam mengabarkan, Israel memublikasikan video gugurnya al-Tamimi dengan tujuan menebar rasa takut di hati warga Palestina. Namun yang terjadi justru berlawanan dengan kehendak Israel. (af/alalam)

 

DISKUSI: