Pasukan IRGC Gagalkan Upaya Pembunuhan terhadap Seorang Ayatullah

0
165

Mashhad, LiputanIslam.com   Pasukan elit Iran Korps GardaRevolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pihaknya berhasil menggagalkan upaya pembunuhan terhadap imam shalat Jumat kota Masyhad Ayatullah Ahmad Alamolhoda.

IRGC dalam sebuah pernyataannya,  Jumat (9/12), mengumumkan pasukannya telah mengidentifikasi dan menangkap anggota sebuah kelompok yang berafiliasi dengan organisasi teroris “Jaish al-Zulm” di provinsi Khorasan Razavi, dan kelompok itu merencanakan serangkaian aksi pengacauan keamanan dan teror di kota Mashhad, termasuk upaya menyerang  kantor Gubernur provinsi Khorasan Razavi.

IRGC menyebutkan bahwa  sejumlah besar senjata, amunisi, dan bahan peledak telah ditemukan dari tempat persembunyian kelompok tersebut, dan semua agen teroris di provinsi lain juga telah diidentifikasi dan sedang diselidiki.

Sebelumnya di hari yang sama, dilaporkan bahwa seorang ulama Sunni bernama Syeikh Molavi Abdulvahed Rigi diculik dan dibunuh oleh orang tak dikenal.

Mehdi Shamsabadi, jaksa Provinsi Sistan dan Baluchestan, mengatakan ulama itu hadir di masjid Imam Husain pada Kamis lalu, tapi orang tak dikenal memanggilnya dari pintu belakang dan memaksanya duduk di mobil yang tidak memiliki plat nomor.

Shamsabadi mengatakan pasukan setempat telah dikerahkan untuk menemukan keberadaan Syeikh Rigi sejak Kamis, tapi sayang, ulama itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pinggir jalan di daerah Khash.

Menurut Shamsabadi, Syeikh Rigi gugur syahid ditembus tiga peluru, yang satu di antaranya bahkan keluar dari kepalanya.

Serangan terhadap ulama terkemuka itu terjadi setelah kerusuhan yang didukung asing meletus pasca kematian wanita Kurdi Iran Mahsa Amini, 22 tahun, pada 16 September. Amini meninggal di rumah sakit tiga hari setelah pingsan di kantor polisi.

Investigasi mengaitkan kematian Amini dengan kondisi medisnya, sementara rumor yang beredar menyebutkan bahwa dia meninggal akibat dianiaya polisi moral, hingga kemudian memicu gelombang aksi protes dan kerusuhan. (mm/tasnim)

Baca juga:

Iran Umumkan Eksekusi Pertama Pelaku Kerusuhan

Presiden Raisi: AS Ingin Jadikan Iran Seperti Suriah dan Afghanistan, Tapi Tak Sanggup

DISKUSI: