Pasukan Iran Abaikan Peringatan Pasukan AS di Teluk Persia

0
33

Teheran, LiputanIslam.com –   Angkatan Laut (AL) Iran akan terus melanjutkan misi regulernya di Teluk Persia dan Laut Oman meskipun ada peringatan militer baru dari AS terkait dengan langkah-langkah pertahanan jika kapal perang AS didekati oleh kapal-kapal bersenjata pada radius 100 meter.

Tekad AL Iran itu dinyatakan oleh seorang pejabat militer senior Iran kepada Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA), Rabu (20/5/2020).

Sehari sebelumnya, Angkatan Laut AS merilis peringatan yang menyebutkan perlunya meningkatkan keselamatan, meminimalkan ambiguitas, dan menekan peluang salah perhitungan akibat “peristiwa terkini”.

Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump menginstruksikan kepada AL AS untuk menghancurkan semua kapal perang Iran yang berlayar terlalu dekat dengan kapal perang AS.

Instruksi Trump itu dikeluarkan menyusul terjadinya sebuah insiden di Teluk Persia di mana sejumlah kapal patroli yang dioperasikan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran  (IRGC) berlayar mondar-mandir melintasi jalur beberapa kapal AS yang menggelar latihan di area yang berjarak hanya beberapa mil dari perairan Iran.

Baca: Iran Siap Balas Serang Kapal AS di Teluk Persia dan Samudera Hindia

Iran mengutuk latihan itu dan menyebutnya dapat merusak keamanan di kawasan, dan memperingatkan AS agar tidak mempersiapkan pergerakan militer apa pun.

Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat pada awal Januari dan  memuncak sejak komandan Pasukan Quds IRGC, Qasem Soleimani, terbunuh dalam serangan udara pasukan AS di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak.

Baca: Kapal Tanker Iran Hendak Dicegat oleh AL AS di Karibia, Teheran Ancam akan Bereaksi Keras

IRGC membalas pembunuhan itu dengan meluncurkan puluhan rudal ke dua pangkalan militer AS di Irak pada 8 Januari.

IRGC menyatakan balas dendamnya itu menewaskan sekira 120 tentara AS, namun AS sendiri menyatakan serangan Iran itu menyebabkan lebih dari 100 tentara AS terdiagnosis menderita cedera otak yang sangat parah. (mm/sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS: