Kapal Tanker Iran Hendak Dicegat oleh AL AS di Karibia, Teheran Ancam akan Bereaksi Keras

0
111

Teheran, LiputanIslam.com – Ketegangan baru terjadi antara AS dan Iran.  Kali ini, Iran memperingatkan bahwa pengiriman empat kapal perang Angkatan Laut AS ke Karibia jika ditujukan untuk mencegah pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela yang sedang dilanda krisis maka dapat memancing reaksi keras dan telak dari Teheran.

Sumber-sumber informasi mengatakan kepada website Nour News, yang dekat dengan Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC), bahwa AS telah mengirim empat kapal perang dan jet tempur Boeing P-8 Poseidon miliknya ke Karibia.

Menurut situs Layanan Distribusi Informasi Visual Pertahanan (DVIDS), kapal tempur kelas Freedom littoral USS Detroit (LCS 7) telah berlayar bersama kapal-kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Lassen (DDG 82), USS Preble (DDG 88), dan USS Farragut (DDG 99) saat melakukan operasi keamanan maritim di Karibia pada 11 Mei. Pasukan itu dikerahkan ke wilayah tanggungjawab Komando Selatan AS.

Pengerahan itu dilaporkan setelah Reuters mengutip pernyataan seorang pejabat senior pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Kamis (15/5/2020),  bahwa AS sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menanggapi pengiriman bahan bakar Iran ke Venezuela.

Baca: Zarif Sindir Pedas AS yang Mengklaim Masih Bagian dari JCPOA

Menurut pejabat anonim itu, AS memiliki “tingkat kepastian yang tinggi” bahwa pemerintah Presiden Venezuela Nicolas Maduro membayar Iran dengan berton-ton emas untuk suplai bahan bakar tersebut.

“Ini tak diterima bukan  hanya oleh AS, melainkan juga oleh kawasan, dan kami sedang melihat langkah-langkah yang dapat diambil,” lanjutnya.

Baca: Iran dan Malaysia Sebut Sanksi AS Pelanggaran HAM

Nour News memperingatkan bahwa tindakan “ala bajak laut” untuk mengganggu keamanan tanker Iran di perairan internasional akan menjadi “perjudian” serius yang tidak akan didiamkan oleh Teheran. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS: