Pasukan Elit Iran Gempur 4 Markas Kelompok Kontra Revolusi di Irak Utara

0
435

Teheran, LiputanIslam.com –  Pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa pihaknya telah menggempur dan menghancurkan empat pangkalan kelompok kontra revolusi Islam Iran yang bertempat di Irak Utara.

“Kelompok-kelompok anti-revolusi telah diorganisir oleh badan intelijen negara-negara musuh dan asing, dan bahkan negara-negara Arab tertentu, di Irak Utara untuk digunakan sesuai dengan tujuan mereka dan menciptakan hambatan di jalan Republik Islam,” ungkap Wakil Komandan Pangkalan IRGC Hamzeh Seyed al-Shohada di Barat Laut Iran, Brigjen Majid Arjmandfar, kepada wartawan, Senin (20/9).

Dia juga mengatakan, “Kelompok-kelompok anti-revolusi ini ditempatkan tidak jauh dari perbatasan Iran, dan peringatan yang diperlukan telah diberikan kepada pemerintah Irak serta para pejabat dan manajer di bagian utara negara tetangga ini.”

Arjmandfar menjelaskan, “Kami telah mengatakan dan memperingatkan bahwa jika kesalahan sekecil apa pun dari kelompok-kelompok yang bermusuhan ini terlihat maka mereka akan mendapat respon keras, yang menyebabkan penghancuran empat pangkalan kelompok anti-revolusi  ini.”

Dia menggarisbawahi bahwa di mana pun kelompok kontra-revolusi ini ditempatkan dianggap sebagai wilayah musuh oleh Iran.

“Kami membuktikan ini dalam serangan baru-baru ini dan kami menargetkan semua posisi, pusat komando, dan tempat pembuangan amunisi yang mereka miliki,” lanjutnya.

Sebelumnya pada hari itu IRGC dalam sebuah pernyataannya menyebutkan bahwa pasukan mereka telah menggempur dan menghancurkan tempat persembunyian teroris di wilayah Kurdistan Irak.

Sebuah pernyataan oleh Pangkalan Hamzeh Seyed al-Shohada IRGC di Provinsi Azerbaijan Barat di Iran Barat Laut menjelaskan, “Empat pangkalan kelompok anti-revolusi menjadi sasaran dan dihancurkan oleh senjata presisi sebagai tanggapan atas gerakan mereka di perbatasan negara kami dengan Irak Utara”.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa kelompok anti-Iran telah diorganisir dan disponsori di wilayah utara Irak oleh dinas intelijen asing serta beberapa negara Arab untuk menggunakannya sesuai dengan tujuan mereka dan menciptakan hambatan di jalan Republik Islam Iran.

Mengenai hal yang sama, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri memperingatkan akan adanya serangan lanjutan negara ini terhadap tempat-tempat persembunyian kelompok anti-revolusi di wilayah tersebut, khususnya wilayah Kurdistan Irak. (mm/tasnim/fna)

Baca juga:

Jenderal Iran: Terkepung Poros Resistensi, Israel Sadar Tak Mampu Bertahan dalam Perang

Komandan Pasukan Elit Iran Sebut AS Mulai Sekarat

DISKUSI: