Jenderal Iran: Terkepung Poros Resistensi, Israel Sadar Tak Mampu Bertahan dalam Perang

0
239

Teheran, LiputanIslam.com –  Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri menyatakan bahwa Rezim Zionis Israel sudah terkepung oleh Poros Resistensi sehingga sangat menyadari ketidak mampuannya bertahan dalam perang dengan poros ini.

“Dengan merebut tanah Palestina, Rezim Zionis berpikir bahwa hal itu dapat membuka jalan pertumbuhan dan mendapatkan lebih banyak kekuatan dengan mengandalkan kekuatan AS, dan senang berhubungan dengan sejumlah negara tercela dan tentara bayaran di kawasan. Peristiwa di Afghanistan dan peristiwa lain di Poros Resistensi serta kekalahan berturut-turut rezim pembunuh anak-anak (Israel) menunjukkan bahwa akhir yang bahagia tidak menunggunya,” kataBaqeri, Senin (20/9).

“Akhir-akhir ini, kami menyaksikan para pejabat rezim Zionis berkunjung ke AS satu demi satu, meminta AS untuk mengambil pendekatan yang lebih serius terhadap Iran dan Poros Resistensi, tapi mereka mengatakan bahwa mereka harus menemukan jalan sendiri,” tambahnya.

Dia juga menegaskan, “Setiap kali pejabat Rezim Zionis melontarkan ancaman, mereka tahu persis bahwa setiap serangan terhadap wilayah dan kepentingan Republik Islam Iran akan mendapat respon tegas dan menghancurkan dari Iran, dan mereka tidak akan mampu melakukan perlawanan dalam konfrontasi melawan Poros Resistensi dalam kepungan poros ini, termasuk Hamas dan Jihad (Islam Palestina),” kata Jenderal Baqeri.

Sebelumnya di hari yang sama, Menteri Pertahanan Iran Brigjen Mohammad Reza Ashtiani memperingatkan kepada bahwa agresi apapun akan menerima balasan menghancurkan dari Teheran.

Menyinggung ancaman pejabat Israel terhadap Iran belakangan ini, Ashtiani mengatakan, “Mereka yang membantu iblis dan rezim yang berafiliasi dengan kekuatan hampa mengatakan omong kosong dan melontarkan tuduhan karena putus asa.”

Dia melanjutkan, “Tidak ada lagi yang diharapkan dari rezim Zionis palsu yang selalu dikalahkan oleh bangsa Iran. Republik Islam Iran akan bergerak maju di jalur pertahanan dan pembangunan militer berdasarkan doktrin pertahanannya. ”

Dia lantas memperingatkan, “Musuh-musuh bangsa Iran pasti akan menerima tanggapan yang menghancurkan dalam menghadapi setiap langkah yang tidak bijaksana dan bodoh dan akan membayar mahal. Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan bahwa kekuatan pertahanan negara besar Iran dan kemajuan yang mengandalkan teknologi sains baru yang tumbuh di dalam negeri dan inovatif hanya dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan melindungi perbatasan Islam Iran dan hanya untuk menanggapi segala kemungkinan ancaman dan agresi.”

Sementara itu, Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayjen Hossein Salami memastikan negaranya tidak akan pernah menghentikan upaya seriusnya untuk mencapai teknologi canggih untuk melawan musuh.

Dia mengatakan, “Musuh memberlakukan sanksi ekonomi dan sains untuk membuat kami merasa takut bahwa kami mungkin menjadi negara terbelakang, sehingga lantas minta bantuan mereka.”

Sembari menekankan bahwa Iran tidak pernah memilih untuk meminta bantuan dari musuhnya, dia menegaskan, “Mimpi kami adalah menaklukkan bidang teknologi modern dan menutupi kesenjangan antara kebutuhan dan teknologi, dan ini adalah strategi kami yang tidak dapat diubah.” (mm/fna/raialyoum)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Iran Memiliki Senjata Hebat Meski Diblokade AS

Komandan Pasukan Elit Iran Sebut AS Mulai Sekarat

 

DISKUSI: